Pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan bahwa kekuatan mental dan semangat kolektif anak asuhnya akan menjadi senjata utama untuk menundukkan Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026

Berbicara menjelang laga krusial yang digelar di Houston pada Selasa (30/6), Moriyasu percaya skuat Samurai Blue yang bersatu padu mampu menciptakan sejarah baru di tanah Amerika Utara.  

Andalkan Kesatuan Tim

Jepang melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup F di bawah Belanda setelah mencatatkan hasil satu kemenangan (4-0 atas Tunisia) dan dua kali imbang (2-2 kontra Belanda dan 1-1 melawan Swedia). 

Baca juga: Berbagi Poin di Texas, Jepang dan Swedia Kompak Melenggang ke Babak Gugur

Menghadapi sang pemilik lima gelar juara dunia, Moriyasu memuji keharmonisan internal skuatnya yang dinilai kian solid di bawah tekanan turnamen.  

"Semua pemain akan melakukan yang terbaik untuk tim dan berkontribusi," katanya pada hari Minggu. "Tim ini bersatu dan perasaan itu semakin kuat sekarang."

"Ini tim yang berbeda dan mereka akan lebih termotivasi untuk bermain melawan kami, mereka akan bertekad untuk mengalahkan kami. Kami merasa pertandingan akan sangat intens. Kami punya peluang dan ini akan sulit... kami akan mengerahkan kekuatan penuh."

Trauma Penalti 2022 dan Keputusan Moriyasu

Salah satu sorotan utama dalam persiapan Jepang kali ini adalah cara mereka mengantisipasi babak adu penalti. Trauma Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana langkah Jepang dihentikan Kroasia di babak 16 besar setelah tiga penendang gagal mengeksekusi penalti, masih membekas kuat.

Baca juga: Gagal Petik Poin Penuh, Moriyasu Kecewa Meski Puji Mental Baja Jepang

Berkaca dari pengalaman pahit tersebut, Moriyasu mengambil keputusan tegas untuk tidak lagi membiarkan para pemain mengajukan diri secara sukarela saat adu penalti terjadi di Houston nanti.

"Kali ini, ketika momen adu penalti tiba, kemungkinan besar saya ingin menentukan urutan penendang, bukan pemain yang sukarela seperti sebelumnya," tegas Moriyasu. 

"Saya rasa saya akan membuat keputusan dan menentukan siapa yang akan menendang."

Tanpa Kubo dan Waspadai Misi Balas Dendam Selecao

Misi Jepang untuk menembus babak 16 besar dipastikan mendapat ujian berat menyusul konfirmasi absennya bintang sayap, Takefusa Kubo. Pemain Real Sociedad tersebut dipastikan absen akibat cedera lutut kiri yang didapatnya sejak laga pembuka fase grup. Kubo saat ini masih menjalani program latihan pemulihan terpisah.

"Dia tidak ikut serta dalam latihan umum, dia melakukan latihan individu," jelas Moriyasu. "Dia tidak akan bermain dalam pertandingan melawan Brasil. Kami ingin dia pulih dengan cepat dan dia juga menginginkannya."

Baca juga: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Tampil Lebih Lama Demi Redam Agresivitas Jepang

Di sisi lain, Brasil asuhan Carlo Ancelotti diyakini membawa motivasi ekstra demi membalas kekalahan mengejutkan 3-2 dari Jepang dalam laga uji coba di Tokyo pada Oktober lalu. Kemenangan bersejarah itu, menurut Moriyasu, telah membuktikan bahwa peluang Jepang untuk menang atas raksasa Amerika Selatan "bukan lagi nol persen."

Pemenang dari laga megah di Houston ini dijadwalkan akan bertemu dengan Norwegia atau Pantai Gading di babak selanjutnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!