Tanpa Penyesalan, Ronaldo Konfirmasi Piala Dunia 2026 Jadi yang Terakhir

Tanpa Penyesalan, Ronaldo Konfirmasi Piala Dunia 2026 Jadi yang Terakhir
6/07/2026 - 16:16 WIB
17

Megabintang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, resmi mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung dunia terakhir dalam karier profesionalnya yang luar biasa. Berbicara menjelang laga babak 16 besar yang mempertemukan Portugal dengan tetangga mereka, Spanyol, di Dallas Stadium, penyerang berusia 41 tahun itu menegaskan dirinya akan undur diri dari turnamen sepak bola terbesar ini dengan kepala tegak dan tanpa penyesalan.  

Pernyataan emosional ini langsung mengubah atmosfer jelang laga bertajuk Iberian Derby tersebut. Alih-alih sekadar perebutan tiket perempat final, laga di Texas ini kini resmi menjadi awal dari rangkaian babak gugur perpisahan bagi salah satu pesepak bola terhebat sepanjang sejarah.

"Nurani Saya 1.000% Bersih"

Sempat enggan memberikan jawaban pasti di awal konferensi pers hari Minggu, Ronaldo akhirnya menutup sesi tanya jawab di Dallas Stadium dengan sebuah pengakuan jujur yang disambut riuh tepuk tangan para jurnalis yang hadir.  

"Ini tentang menikmatinya semaksimal mungkin," kata Ronaldo. "Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi mari kita berharap besok bukanlah pertandingan terakhir saya."

Baca juga: Martínez Bela Intervensi VAR Usai Portugal Menang Dramatis atas Kroasia

Penyerang legendaris yang kini membela Al-Nassr tersebut menekankan bahwa dirinya sudah tidak memiliki beban atau hal lain yang harus dibuktikan di atas lapangan. Fokus utamanya saat ini adalah menikmati sisa turnamen murni karena kecintaannya pada sepak bola.

"Hari itu akan tiba [ketika saya pensiun dari sepak bola internasional]. Tapi saya akan jujur. Apa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati nurani yang bersih, tidak 100%, tetapi 1000%. Karena saya telah memberikan segalanya dalam sepak bola,” tegasnya. 

“Saya tidak membutuhkannya, saya memiliki kehidupan yang baik, tetapi ini tentang gairah. Saya bermain sepak bola karena saya mencintainya... Anda harus menikmati setiap hari. Dan saya telah mencetak tiga gol [di Piala Dunia ini], saya tidak terlalu buruk, kan?"

Rekor Baru di Tanah Amerika

Meski telah menginjak usia 41 tahun, ketajaman CR7 di turnamen edisi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini terbukti belum habis. Ronaldo tercatat sudah mengemas tiga gol sepanjang turnamen. Dua gol di antaranya dicetak saat fase grup melawan Uzbekistan, yang menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.  

Ia juga sukses mencetak gol penalti krusial saat menumbangkan Kroasia di babak 32 besar, yang sekaligus menjadi gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia sepanjang karier profesionalnya.  

Baca juga: Ronaldo Naik Pitam Ditanya Soal Messi Usai Cetak Sejarah di Piala Dunia

Bagi Ronaldo, edisi kali ini terasa jauh lebih spesial dibanding lima edisi yang telah ia lalui sebelumnya. "Sungguh fantastis," akunya. "Ini melampaui lapangan... Ini adalah Piala Dunia yang akan paling saya ingat, karena semangat orang-orang. Bahkan lebih lagi kali ini, saya tidak tahu mengapa. Secara emosional, ini yang terbaik. Saya sangat menikmatinya."

Menghadapi Tembok Spanyol

Pengumuman ini dipastikan membakar motivasi rekan-rekan setimnya di skuad asuhan Roberto Martinez untuk memberikan kado perpisahan termanis bagi sang kapten: trofi emas Piala Dunia yang belum pernah diraihnya.

Namun, jalan menuju ke sana dipastikan terjal. Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente datang ke Dallas dengan status tim favorit yang mengusung gaya main menyerang yang dominan dan klinis. Ronaldo sendiri mengaku sangat optimis timnya mampu melewati ujian berat ini.  

"Jika kami tidak memiliki keyakinan ini, kami tidak akan berada di sini," ucap Ronaldo. "Ini adalah pengalaman yang indah, kami semakin baik di setiap pertandingan.

“Kami tahu ini adalah kompetisi yang sulit dan tidak mungkin untuk selalu tampil baik. Beberapa tim bagus telah tersingkir dan itu menunjukkan segalanya. Tim dalam kondisi baik, tenang, dan siap. Kami akan menghadapi tim yang sulit, tetapi saya pikir kami akan siap."

Laga hidup-mati antara Portugal dan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 02:00 WIB (Senin malam waktu setempat).

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...