Jalan Tottenham Hotspur untuk bertahan di Premier League tiba-tiba terlihat jauh lebih ringan menjelang laga Derbi London Barat yang krusial. Namun, manajer Roberto De Zerbi menegaskan bahwa misi penyelamatannya dari jurang degradasi masih sangat jauh dari kata selesai saat mereka bersiap menantang Chelsea di Stamford Bridge pada Selasa malam waktu setempat.

Grafik performa The Lilywhites menunjukkan tren positif yang signifikan sejak juru taktik asal Italia itu mengambil alih kemudi. Meraih delapan poin dari empat pertandingan terakhir, termasuk kemenangan krusial atas Wolverhampton Wanderers dan Aston Villa, Tottenham kini merangkak naik ke peringkat 17 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin.  

Tetap Fokus

Skenario bagi Spurs kini berada di tangan mereka sendiri. Kemenangan atas Chelsea akan membuat perolehan poin mereka menjadi 41 angka, sebuah angka yang secara matematis tidak akan mungkin lagi dikejar oleh West Ham United di zona merah. Namun, alih-alih membiarkan anak asuhnya bersantai karena posisi mereka yang mulai menjauh dari bahaya, De Zerbi justru menuntut fokus mutlak.  

Baca juga: De Zerbi Pastikan Spurs Berjuang Bertahan di Premier League Hingga Menit Terakhir

"Sekarang kita harus mencapai target dan meraih hasil lain. Kita harus memainkan dua pertandingan lagi," kata De Zerbi.

"Ini belum selesai. Kita harus meraih satu poin di Liga Premier dan terutama di Liga Premier, untuk meraih satu poin kita harus berjuang dan bermain dengan sangat baik.

"Kita harus tetap fokus pada pertandingan dan kemudian kita bisa menjawab dan mengadakan konferensi pers besar (tentang apa yang salah musim ini). Sekarang bukan waktu yang tepat."

Kondisi Skuad

Kabar baik bagi Spurs datang dari sektor penjaga gawang, di mana kiper utama Guglielmo Vicario dipastikan sudah pulih dan tersedia untuk dimainkan kembali setelah sempat absen. Kehadiran Vicario di bawah mistar akan menjadi tambahan moral yang masif di lini belakang.

Baca juga: Spurs Masih Belum Aman dari Degradasi usai Ditahan Imbang Leeds

Meski demikian, lini serang Tottenham dipastikan pincang. Striker andalan Dominic Solanke dikonfirmasi masih belum fit akibat cedera yang dialaminya. Sementara James Maddison bisa masuk dari bangku cadangan setelah kembali dari absen panjang pada laga sebelumnya.

Era Baru Chelsea

Di kubu tuan rumah, Chelsea menyambut laga ini di tengah situasi yang berbeda. Hanya berselang kurang dari 24 jam setelah kalah menyakitkan 1-0 dari Manchester City di final Piala FA akibat gol tumit Antoine Semenyo, manajemen The Blues langsung mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka dengan kontrak empat tahun.  

Dengan Alonso baru akan aktif bertugas pada musim panas nanti, skuad Chelsea yang malam ini masih dipimpin oleh manajer interim Calum McFarlane dipastikan bakal tampil habis-habisan. 

Ini merupakan laga kandang terakhir Chelsea musim ini, dan mereka mengusung misi wajib menang demi menjaga peluang tipis lolos ke kompetisi Eropa, sekaligus menghindari rekor buruk sejarah klub berupa lima kekalahan beruntun di Stamford Bridge.

"Stamford Bridge itu sulit. Stadion yang berat karena para pemain Chelsea dalam 20 hingga 25 musim terakhir ini fantastis. Pemain-pemain fantastis, manajer-manajer fantastis," ujar De Zerbi. "Tapi besok adalah pertandingan baru.

"Mereka bermain sangat baik dua hari yang lalu (di final Piala FA). Mungkin mereka tidak pantas kalah. Ini pasti pertandingan yang sulit bagi kami. Tapi kami memiliki kualitas yang cukup dan kami harus menunjukkan kualitas itu dengan mentalitas yang tepat, semangat yang tepat."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!