De Zerbi Pastikan Spurs Berjuang Bertahan di Premier League Hingga Menit Terakhir
Roberto De Zerbi menegaskan bahwa Tottenham Hotspur akan membawa pertempuran menghindari degradasi hingga detik terakhir setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada Selasa (12/5) dini hari WIB. Harapan Spurs untuk menjauh dari zona merah terhambat oleh drama VAR yang membuat kemenangan krusial sirna di depan mata.
Hasil ini membuat tim asuhan De Zerbi tetap tertahan di peringkat ke-17 klasemen Premier League, hanya unggul dua poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi dengan dua pertandingan tersisa. Meski posisi mereka masih di luar zona bahaya, kegagalan mengamankan poin penuh di kandang sendiri meninggalkan rasa pahit bagi publik London Utara.
Dari Pahlawan Jadi Pesakitan
Mathys Tel menjadi sosok sentral dalam drama di Tottenham Hotspur Stadium. Penyerang muda asal Prancis itu sempat membakar semangat pendukung tuan rumah di menit ke-50 melalui tendangan melengkung yang indah ke pojok atas gawang Karl Darlow. Gol tersebut sempat membawa Spurs unggul dan sempat menjauhkan mereka empat poin dari kejaran West Ham.
Baca juga: Spurs Masih Belum Aman dari Degradasi usai Ditahan Imbang Leeds
Namun, kegembiraan itu berubah menjadi nestapa di menit ke-69. Tel, yang mencoba melakukan sapuan dengan tendangan salto di dalam kotak penalti sendiri, justru mengenai wajah kapten Leeds, Ethan Ampadu. Setelah tinjauan VAR yang memakan waktu cukup lama, wasit menunjuk titik putih. Dominic Calvert-Lewin tidak menyia-nyiakan peluang tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Meskipun menjadi penyebab Spurs kebobolan, De Zerbi tetap membela anak asuhnya tersebut. “Pelukan dan ciuman hangat (untuk Tel). Tidak lebih dari itu karena dia pemain muda, dia pemain berbakat dan dia mencetak gol yang hebat,” ucap De Zerbi.
“Dia melakukan kesalahan karena kurang pengalaman dan belum banyak bermain dalam kariernya, dan kita harus menerimanya. Tapi saya bangga dan senang dengan mentalitas yang kita tunjukkan.”
Perjuangan Hingga Menit Akhir
Usai pertandingan, De Zerbi tetap menunjukkan sikap menantang. Meskipun ia tampak geram dengan beberapa keputusan wasit yang dianggapnya "tidak tenang", pelatih asal Italia itu memilih untuk fokus pada gambaran besar perjuangan timnya.
Baca juga: De Zerbi Bantah Spurs Cuma Menang Karena Villa Lakukan Rotasi
“Pertandingan melawan Everton pasti akan sulit hingga menit terakhir, tetapi setelah pertandingan melawan Sunderland, sulit membayangkan diri kami bisa bertahan dua poin di atas West Ham sebelum dua pertandingan terakhir karena saya ingat betul pertandingan di Sunderland adalah pertandingan pertama saya dan kita tidak boleh melupakan situasi 15 hari yang lalu,” kata De Zerbi.
“Kita tidak boleh melupakan setelah empat pertandingan berturut-turut kita meraih delapan poin dan kita tidak boleh melupakan kekalahan terakhir Leeds di Premier League adalah pada tanggal 1 Maret di kandang sendiri. Dan West Ham juga harus bermain melawan Leeds di kandang. Saya pikir Leeds akan bermain seperti hari ini dengan semangat yang sama, dengan kualitas yang sama karena mereka menjalani musim yang hebat.”
Skenario Dua Laga Final
Tottenham kini menghadapi jadwal yang sangat berat di penghujung musim. Mereka akan bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea pada pertengahan pekan, sebelum menjamu Everton di laga pamungkas.
Kekecewaan Spurs hampir bertambah menjadi bencana di menit ke-90+3 ketika pemain pengganti Leeds, Sean Longstaff, melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang setelah penyelamatan gemilang dari Antonín Kinský. Momen tersebut menjadi pengingat betapa tipisnya batas antara keselamatan dan kehancuran bagi raksasa London yang sedang terluka ini.
Baca juga: De Zerbi Ingatkan Spurs, Perang Belum Berakhir usai Dua Kemenangan Beruntun
“West Ham juga harus menghadapi Leeds di kandang. Saya pikir Leeds akan bermain seperti hari ini dengan semangat yang sama, dengan kualitas yang sama karena mereka menjalani musim yang hebat,” ucapnya.
Klasemen Premier League (Hingga Pekan ke-36)
16. Nottingham Forest: 43 Poin (GD -2)
17. Tottenham Hotspur: 38 Poin (GD -9)
18. West Ham United: 36 Poin (GD -20)
19. Burnley: 21 Poin (Degradasi)
20. Wolves: 18 Poin (Degradasi)