Spurs Masih Belum Aman dari Degradasi usai Ditahan Imbang Leeds
Tottenham Hotspur gagal memanfaatkan peluang emas untuk menjauh dari jeratan degradasi setelah ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United di Tottenham Hotspur Stadium pada Selasa (12/5) dini hari WIB. Dalam laga yang diwarnai drama VAR, Mathys Tel menjadi sorotan utama setelah berubah dari pahlawan menjadi penyebab petaka bagi tim asuhan Roberto De Zerbi.
Hasil ini membuat Spurs masih terpaku di peringkat ke-17 klasemen Premier League 2025/26 dengan 38 poin, hanya unggul dua angka dari West Ham United yang berada di zona merah. Dengan dua laga tersisa, napas klub London Utara tersebut kian sesak dalam upaya mereka mempertahankan status di kasta tertinggi.
Tanpa Gol di Babak Pertama
Laga dimulai dengan tensi tinggi. Leeds, yang tampil lepas karena posisi mereka sudah aman dari jeratan degradasi, hampir memimpin lebih dulu lewat mantan pemain Spurs, Joe Rodon. Sundulan bek asal Wales tersebut memaksa kiper muda Antonín Kinský melakukan penyelamatan gemilang tepat di garis gawang pada menit ke-16.
Baca juga: De Zerbi Bantah Spurs Cuma Menang Karena Villa Lakukan Rotasi
Tottenham mencoba merespons melalui pergerakan Richarlison dan Randal Kolo Muani, namun barisan pertahanan tampil sangat disiplin. Hingga jeda, skor kacamata tetap bertahan, menambah kecemasan di tribun tuan rumah.
Gol Tel dan Respons Leeds
Harapan membumbung tinggi bagi publik tuan rumah di awal babak kedua. Tepat pada menit ke-50, Mathys Tel memecah kebuntuan. Penyerang muda asal Prancis itu melepaskan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti yang bersarang di pojok atas gawang Karl Darlow. Seisi stadion bergemuruh; Spurs tampak akan mengunci tiga poin krusial.
Namun, kegembiraan itu sirna di menit ke-74. Tel, yang sebelumnya dipuja, justru melakukan pelanggaran ceroboh di dalam kotak penalti saat mencoba menghalau bola liar dengan tendangan salto yang diperebutkan bersama Ethan Ampadu. Setelah tinjauan VAR yang cukup panjang, wasit menunjuk titik putih.
Dominic Calvert-Lewin yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Meski Kinský menebak arah dengan benar, bola meluncur deras ke pojok gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Tiang Gawang Penyelamat
Di sisa waktu pertandingan, termasuk tambahan waktu selama 13 menit yang penuh drama, kedua tim saling jual beli serangan. Leeds nyaris membawa pulang poin penuh ketika pemain pengganti Sean Longstaff melepaskan tembakan keras di menit ke-90+3 yang membentur mistar gawang.
Baca juga: De Zerbi Ingatkan Spurs, Perang Belum Berakhir usai Dua Kemenangan Beruntun
De Zerbi mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan James Maddison dan Lucas Bergvall, namun solidnya pertahanan Leeds membuat skor imbang tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
"Terlalu Banyak Kesalahan"
Usai laga, Roberto De Zerbi tampak sangat frustrasi dengan hasil ini. “Kami melakukan terlalu banyak kesalahan," katanya. "Saya pikir kami pantas menang, tetapi mungkin tekanan, pertandingan penting, bagian penting dari musim ini, membuat kami terlalu menderita. Ini akan sulit hingga akhir musim, hingga pertandingan terakhir."
Tottenham berada di posisi ke-17 dengan 38 poin, unggul dua poin dari West Ham United. Mereka kini menghadapi jalan terjal di sisa musim dan akan melawat ke markas Chelsea sebelum menutup musim menjamu Everton, di mana setiap poin kini terasa seperti emas murni bagi kelangsungan hidup mereka di Premier League.