Peta kekuatan Liga Pro Arab Saudi kembali berguncang. Pemimpin klasemen sementara, Al-Hilal, secara resmi mengumumkan perekrutan striker legendaris asal Prancis, Karim Benzema, pada Senin malam waktu setempat. Kepindahan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Benzema mencapai kesepakatan untuk memutus kontraknya dengan klub rival, Al-Ittihad.

Penyerang berusia 38 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan yang akan mengikatnya di Riyadh hingga musim panas 2027. Pengumuman ini sekaligus mengakhiri spekulasi berminggu-minggu mengenai masa depan sang pemain pasca ketegangan yang meningkat di Jeddah.

Akhir Pahit di Jeddah, Awal Baru di Riyadh

Kepergian Benzema dari Al-Ittihad menandai akhir dari hubungan yang sempat harmonis namun berakhir retak. 

Meski berhasil membawa Al-Ittihad meraih gelar liga dan Piala Raja musim lalu, hubungan Benzema dengan manajemen dikabarkan memburuk dalam beberapa bulan terakhir. 

Perselisihan mengenai detail kontrak baru dan ketidakpuasan Benzema terhadap arah proyek klub di bawah manajemen saat ini disebut-sebut sebagai pemicu utama pemutusan kontrak tersebut.

Baca juga: Kembali ke Camp Nou, Barcelona Resmi Pinjam Cancelo dari Al Hilal

Di musim 2025-26 ini, Benzema tetap membuktikan ketajamannya dengan mencatatkan 16 gol dari 21 pertandingan di semua kompetisi bersama Al-Ittihad sebelum akhirnya memilih untuk hengkang. Melalui media sosialnya, Benzema menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada para penggemar di Jeddah.

"Babak ini telah berakhir, tetapi rasa hormat dan terima kasih akan selalu ada. Saya pergi dengan kepala tegak dan bangga atas apa yang telah kita capai bersama," tulis mantan kapten Real Madrid tersebut.

"Perjalanan ini memberi saya banyak hal, baik secara pribadi maupun profesional," tulis Benzema.

"Saya pergi dengan kepala tegak, bangga telah mengenakan seragam ini dan atas semua yang telah kita lalui bersama."

Dominasi Al-Nassr dan Kemarahan Ronaldo

Kedatangan Benzema ke skuad asuhan Simone Inzaghi di Al-Hilal diyakini akan membuat tim berjuluk Al-Zaeem itu semakin sulit dihentikan. Saat ini, Al-Hilal memimpin klasemen dengan koleksi 47 poin, hanya unggul satu poin dari Al-Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Perekrutan ini pun memicu reaksi beragam di kancah sepak bola Arab Saudi. Beberapa laporan menyebutkan adanya rasa frustrasi di kubu rival, terutama terkait ketimpangan aktivitas transfer antara klub-klub besar yang didukung oleh dana investasi publik (PIF). 

Baca juga: Conceição Resmi Jadi Pelatih Baru Al-Ittihad

Bagi Cristiano Ronaldo, kehadiran mantan rekan setimnya di Real Madrid ini tentu menjadi tantangan berat dalam misinya meraih gelar liga pertama di Arab Saudi.

Menurut beberapa sumber, Ronaldo marah besar terhadap transfer ini. Bintang Portugal itu menolak bermain untuk Al Nassr pada hari Senin sebagai bentuk protes. Ronaldo menganggap bahwa PIF tidak cukup berinvestasi di Al Nassr dan malah memberikan keuntungan kepada Al Ittihad.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!