Spurs Cuma Punya 11 Pemain, Romero: Ini Memalukan
Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, melontarkan kritik pedas yang mengejutkan publik sepak bola Inggris usai timnya menahan imbang Manchester City 2-2 pada Minggu malam. Meski The Lilywhites menunjukkan semangat juang tinggi dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol, Romero menyebut situasi krisis pemain di klubnya saat ini sebagai sesuatu yang memalukan.
Laga di Tottenham Hotspur Stadium tersebut menjadi panggung drama bagi tuan rumah. Tanpa sederet pemain inti karena badai cedera, Spurs harus berjuang keras menghadapi dominasi skuad asuhan Pep Guardiola.
Bangkit dari Kehampaan
Tottenham tertinggal 0-2 di babak pertama lewat gol dari Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, performa heroik Dominic Solanke di babak kedua, termasuk gol penyama kedudukan lewat tendangan scorpion yang spektakuler, berhasil menyelamatkan satu poin bagi tim asuhan Thomas Frank.
Baca juga: Kapten Romero Sindir Petinggi Spurs Usai Kekalahan Memalukan
Romero sendiri ditarik keluar tepat saat jeda babak pertama. Meski manajer Thomas Frank menyebut sang kapten sedang tidak enak badan, Romero menggunakan media sosialnya tak lama setelah jendela transfer Januari ditutup untuk menyuarakan rasa frustrasinya terhadap kedalaman skuad Spurs.
"Upaya luar biasa dari semua rekan satu tim saya kemarin, mereka luar biasa," tulis Romero melalui media sosialnya.
"Saya ingin siap membantu mereka meskipun saya merasa tidak enak badan, terutama karena kami hanya memiliki 11 pemain yang tersedia - luar biasa tetapi benar dan memalukan.”
"Kami akan terus hadir dan bertanggung jawab untuk membalikkan keadaan ini, bekerja keras dan tetap bersatu. Yang tersisa hanyalah mengucapkan terima kasih kepada kalian semua karena telah berada di sana dan selalu mendukung kami, para penggemar."
Krisis yang Tak Kunjung Usai
Komentar Romero ini merujuk pada daftar panjang pemain absen yang harus dihadapi Thomas Frank.
Nama-nama kunci seperti Micky van de Ven, James Maddison, Rodrigo Bentancur, Mohammed Kudus, Lucas Bergvall, Richarlison, dan Ben Davies masih harus menepi, sementara tim hanya mendatangkan dua pemain baru (Conor Gallagher dan Souza) di bursa transfer musim dingin untuk menambal lubang yang ada.
Baca juga: Frank Pastikan Akan Belanja Pemain dan Tegaskan Spurs dalam Tren Positif
Kritik sang kapten dianggap sebagai serangan langsung terhadap kebijakan transfer klub yang dinilai pasif di saat tim sedang dilanda krisis medis. Di Premier League musim 2025-26 ini, Tottenham masih tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara, berjarak cukup jauh dari zona Eropa.
Meskipun begitu, pernyataan dari sang kapten diprediksi akan menciptakan ketegangan di internal klub. Romero tentu sedang menekan jajaran direksi untuk lebih serius dalam membangun skuad jika ingin tetap kompetitif di papan atas Inggris.
Kini, Tottenham harus segera bersiap untuk bertamu ke Old Trafford melawan Manchester United pada akhir pekan depan. Fokus utama tim medis saat ini adalah memastikan kesiapan para pemain yang tersisa pada laga tersebut.