Enzo Maresca akhirnya memecah keheningan setelah kepergiannya yang mengejutkan dari Stamford Bridge pada Tahun Baru lalu. Melalui sebuah pesan emosional pada Selasa (6/1/2026), pelatih asal Italia tersebut berpamitan kepada para pendukung Chelsea, menegaskan bahwa ia pergi perasaan tenang setelah merasa telah memberikan segalanya bagi klub.

Pernyataan ini muncul hanya beberapa jam setelah Chelsea secara resmi mengumumkan Liam Rosenior sebagai suksesornya, menandai akhir dari era 18 bulan Maresca yang penuh warna namun berakhir dengan cara yang antiklimaks.

Warisan Trofi dan Revitalisasi

Dalam pesannya yang diunggah melalui media sosial, Maresca membuka dengan kutipan filosofis: "Leave this world a little better than you found it" (Tinggalkan dunia ini sedikit lebih baik daripada saat kamu menemukannya). 

Ia merefleksikan perjalanannya yang dimulai dari babak kualifikasi Conference League hingga berhasil mengembalikan martabat The Blues.

Selama masa jabatannya, Maresca memang berhasil menghidupkan kembali raksasa London yang sempat layu. Prestasi utamanya meliputi:

  • Juara UEFA Conference League 2024–25: Memberikan trofi Eropa pertama di era kepemilikan baru.
  • Juara FIFA Club World Cup 2025: Mengukuhkan Chelsea sebagai kekuatan dunia di Amerika Serikat musim panas lalu.
  • Kembali ke Liga Champions: Mengamankan posisi empat besar pada musim pertamanya.

Baca juga: Chelsea Resmi Tunjuk Liam Rosenior Jadi Pelatih Baru

"Perjalanan saya bersama Chelsea dimulai dari babak penyisihan Conference League. Saya pergi dengan perasaan tenang karena meninggalkan klub bergengsi seperti Chelsea di tempat yang seharusnya," tulis Maresca di Instagram.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua penggemar Chelsea atas dukungan mereka selama 18 bulan terakhir. Dukungan yang sangat penting untuk meraih kualifikasi Liga Champions, memenangkan Conference League, dan memenangkan Piala Dunia Antarklub.

"Terima kasih khusus kepada semua pemain yang telah menemani saya dalam perjalanan yang luar biasa ini. Saya berharap semua orang yang telah berbagi setiap momen dengan saya meraih kesuksesan di paruh kedua musim ini dan di masa mendatang."

Kepergian yang Mendadak 

Meski penuh kata-kata hangat untuk pemain dan suporter, banyak pihak menyoroti fakta bahwa Maresca sama sekali tidak menyebutkan nama pemilik klub atau dewan direksi dalam surat perpisahannya. 

Hal ini seolah mengonfirmasi laporan mengenai retaknya hubungan antara sang manajer dan hirarki klub di balik layar.

Perpecahan ini kabarnya dipicu oleh ketidaksepakatan mengenai manajemen beban pemain serta ambisi Maresca di bursa transfer. 

Meskipun meninggalkan tim di posisi kelima klasemen dan masih berkompetisi di semua ajang piala, perselisihan internal membuat posisinya dinyatakan tidak dapat dipertahankan pada 1 Januari 2026.

Baca juga: Wayne Rooney Dukung Liam Rosenior Jadi Nahkoda Baru Chelsea

Era Baru Bersama Liam Rosenior

Dengan kepergian Maresca, Chelsea kini resmi memulai babak baru di bawah arahan Liam Rosenior. Mantan pelatih Strasbourg tersebut dikontrak jangka panjang hingga 2032 dan diharapkan mampu meneruskan fondasi taktis yang sudah dibangun Maresca tanpa gejolak internal yang sama.

Maresca sendiri kini dikaitkan dengan beberapa klub besar di Italia dan Inggris, dengan reputasinya yang meningkat pesat sebagai pelatih spesialis turnamen. Bagi publik Stamford Bridge, ia akan dikenang sebagai sosok yang memberikan stabilitas dan trofi di tengah masa transisi klub yang penuh gejolak.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!