Mudik ke Enschede: Ten Hag Resmi Jabat Direktur Teknik FC Twente Musim Depan
FC Twente secara resmi mengumumkan bahwa mantan manajer Manchester United dan Ajax, Erik ten Hag, akan kembali ke klub masa kecilnya untuk mengemban peran baru sebagai Direktur Teknik mulai musim 2026/27.
Pengumuman ini mengakhiri spekulasi berbulan-bulan mengenai masa depan pria berusia 55 tahun tersebut sejak ia meninggalkan Bayer Leverkusen di awal musim ini. Alih-alih kembali ke pinggir lapangan sebagai pelatih, Ten Hag memilih untuk beralih ke balik meja, sebuah langkah yang diyakini banyak pihak sebagai upaya untuk membangun kembali reputasinya di lingkungan yang paling ia kenal.
Pulang ke Rumah
Bagi Ten Hag, FC Twente adalah tempat segalanya bermula. Ia menghabiskan tiga periode berbeda sebagai pemain di klub berjuluk The Tukkers tersebut, dengan lebih dari 200 penampilan, dan memenangkan Piala KNVB pada tahun 2001.
Baca juga: Kronik Kegagalan Manchester United Mencari "The Next Fergie"
Ia juga memulai karier kepelatihannya di sana, menjabat sebagai asisten pelatih sebelum akhirnya meraih kesuksesan global.
"Erik ten Hag (55) akan bergabung dengan FC Twente pada tanggal 1 Februari. Ia menandatangani kontrak hingga pertengahan 2028. Mulai musim 2026-2027, Ten Hag akan menggantikan direktur teknik saat ini, Jan Streuer, yang baru-baru ini mengumumkan pensiun setelah musim ini. Ten Hag akan mulai bekerja di organisasi sepak bola FC Twente menjelang musim baru,” tulis Twente dalam pernyataannya.
"Ten Hag kembali ke klub tempat ia memulai karier profesionalnya. Ia menikmati kesuksesan besar sebagai pemain di FC Twente dan memegang posisi kepelatihan pertamanya di sana."
Mengapa Peran Direktur Teknik?
Langkah ini dinilai sebagai manuver cerdas bagi karier Ten Hag. Setelah periode yang penuh gejolak di Manchester United, di mana ia memenangkan dua trofi namun sering dikritik terkait kebijakan transfer dan gaya bermain, peran Direktur Teknik memungkinkannya untuk fokus pada visi jangka panjang tanpa tekanan harian dari media Inggris yang intens.
Di Twente, Ten Hag akan bertanggung jawab penuh atas kebijakan transfer, pengembangan akademi, dan penunjukan pelatih tim utama.
Banyak pengamat sepak bola Belanda melihat ini sebagai upaya Twente untuk meniru model kesuksesan Ajax saat Ten Hag bekerja sama dengan Marc Overmars beberapa tahun silam.
"Saya pikir sungguh luar biasa dan istimewa untuk kembali ke FC Twente, tempat saya menjadi pendukung di Het Diekman sejak kecil,” kata Ten Hag.
Baca juga: Ten Hag Akui Terkejut Dipecat Leverkusen usai Dua Laga
“Karier sepak bola dan kepelatihan saya dimulai di sini. Dengan pengalaman saya dalam pengembangan pemain muda, pembentukan tim, dan budaya olahraga elit, saya ingin memperkuat fondasi teknis FC Twente bersama dengan Dewan Pengawas, manajemen, dan staf, sehingga klub dapat secara berkelanjutan mewujudkan potensinya sebagai andalan regional."
Langkah Berikutnya
Ten Hag dijadwalkan akan mulai bekerja secara efektif pada 1 Juli 2026. Namun, ia dikabarkan sudah terlibat dalam diskusi mengenai perencanaan skuat untuk bursa transfer musim panas mendatang. Fokus utamanya adalah memastikan Twente tetap konsisten di zona kompetisi Eropa dan terus memproduksi talenta lokal berkualitas tinggi dari akademi mereka yang termasyhur.
Reuni ini bukan sekadar tentang sentimen, melainkan tentang ambisi. Bagi Ten Hag, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa visinya tentang sepak bola tetaplah salah satu yang terbaik di dunia, meski dari sudut pandang yang berbeda.
Manajer umum Twente, Dominique Scholten, mengatakan, "Kami sangat senang menyambut Erik ten Hag ke FC Twente. Mulai musim depan, Erik akan menggantikan Jan Streuer, yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap status FC Twente saat ini selama lima setengah tahun terakhir. Kami sangat berterima kasih kepada Jan atas hal itu."