Flick Bungkam Soal Masa Depan Lewandowski di Barcelona
Manajer Barcelona, Hansi Flick, memberikan kabar terbaru yang penuh teka-teki mengenai masa depan Robert Lewandowski setelah timnya tampil perkasa menghancurkan Athletic Club dengan skor telak 5-0 pada semifinal Piala Super Spanyol 2026, Kamis malam (8/1) dini hari WIB.
Di tengah euforia kemenangan di Stadion King Abdullah Sports City, absennya sang striker veteran dalam starting XI menjadi sorotan utama. Lewandowski hanya duduk manis di bangku cadangan tanpa semenit pun menyentuh lapangan, sementara barisan penyerang muda Barca, Ferran Torres, Fermin Lopez, Roony Bardghji, dan Raphinha, pesta gol ke gawang Unai Simon.
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya juga sangat jujur kepadanya, saya sangat senang memilikinya,” ujar Flick dalam konferensi pers pasca-laga yang memicu spekulasi panas.
Baca juga: Flick Puji Kebangkitan Lewandowski Usai Hat-trick ke Gawang Celta Vigo
“Dia bermain di level yang bagus, berlatih dengan baik, dan mencetak gol. Kami memiliki dua pemain di posisi itu yang bisa bermain, yang menjadi starter dan mencetak gol pada hari Rabu.”
Rotasi atau Sinyal Perpisahan?
Keputusan Flick untuk memarkir Lewandowski memicu perdebatan apakah ini murni strategi rotasi atau indikasi bahwa pemain berusia 37 tahun itu mulai terpinggirkan dari rencana jangka panjang klub.
Tanpa kehadiran sang penyerang Polandia, Barcelona justru tampil lebih cair dan dinamis.
Raphinha menjadi bintang dengan dua gol, sementara Ferran Torres membuka keran gol di menit ke-22. Fermin Lopez dan talenta muda Swedia, Roony Bardghji, melengkapi dominasi total Blaugrana yang sudah unggul 4-0 di babak pertama.
Baca juga: Supercopa de España: Barcelona Hancurkan Athletic Club 5-0 untuk Segel Tiket Final
Masa Depan di Persimpangan Jalan
Lewandowski, yang kontraknya masih tersisa hingga 2026 dengan opsi perpanjangan, hanya tujuh kali menjadi starter di La Liga pada musim ini. Total ia mencatatkan 9 gol dari 19 laga di semua kompetisi.
“Saya tidak akan mengatakan dia akan meninggalkan tim. Mengapa? Kita lihat saja apa yang terjadi di akhir musim,” tegasnya.
Sejak tiba di Catalan dari Bayern Munich pada musim panas 2022, ia telah mencetak 110 gol dari 166 pertandingan, meraih dua gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan dua Supercopa de España.