Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca Usai Hubungan Memanas
Chelsea memulai tahun 2026 dengan keputusan yang mengguncang jagat sepak bola Premier League. Pada Kamis (1/1/2026), manajemen The Blues resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan manajer asal Italia, Enzo Maresca, setelah periode penuh ketegangan di Stamford Bridge.
Maresca meninggalkan jabatannya setelah 18 bulan bertugas. Keputusan ini tergolong mengejutkan mengingat ia sempat membawa Chelsea meraih kejayaan di level internasional dengan memenangkan UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup selama masa jabatannya.
Keretakan di Balik Layar
Meskipun sempat memberikan trofi, akhir perjalanan Maresca di London Barat dipicu oleh runtuhnya hubungan komunikasi dengan jajaran petinggi klub.
Baca juga: Enzo Maresca Masuk Bursa Utama Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Puncak ketegangan terjadi pada pertengahan Desember lalu, di mana Maresca melontarkan kritik terbuka yang pedas mengenai kurangnya dukungan dari pihak manajemen dalam sebuah konferensi pers pasca-laga melawan Everton.
Pernyataan "48 jam terburuk dalam karier saya" yang diucapkan Maresca kala itu disebut-sebut menjadi titik balik yang tidak bisa diperbaiki lagi.
Hubungannya dengan direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart dilaporkan retak total, membuat posisi sang manajer menjadi tidak aman meskipun tim masih bersaing di empat kompetisi berbeda dan eks pelatih Leicester City ini bahkan menjadi pelatih terbaik Premier League bulan November lalu.
Pernyataan Resmi Klub
Chelsea merilis pernyataan singkat yang mengonfirmasi perpisahan tersebut. Klub menekankan bahwa perubahan perlu dilakukan demi menjaga peluang tim kembali ke jalur persaingan Liga Champions.
"Chelsea Football Club dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah resmi berpisah. Selama masa baktinya di Klub, Enzo memimpin tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Prestasi tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah Klub baru-baru ini, dan kami berterima kasih atas kontribusinya kepada Klub,” tulis Chelsea.
“Dengan tujuan utama yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi termasuk kualifikasi untuk Liga Champions, Enzo dan Klub percaya bahwa perubahan akan memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan performa mereka di musim ini. Kami mendoakan yang terbaik untuk Enzo di masa depan.”
Performa domestik Chelsea memang menurun tajam dalam beberapa pekan terakhir. The Blues tercatat hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan terakhir mereka di Premier League, yang membuat mereka tercecer 15 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Baca juga: Maresca Tutup Mulut, Tolak Jelaskan Soal 48 Jam Terburuk di Chelsea
Siapa Penggantinya?
Pemecatan ini menjadikan Maresca manajer permanen kelima yang hengkang di era kepemilikan BlueCo. Saat ini, nama Liam Rosenior santer disebut sebagai favorit kuat untuk mengisi kekosongan kursi pelatih di Stamford Bridge.
Tantangan besar sudah menanti pengganti Maresca, mengingat Chelsea akan menghadapi jadwal padat di bulan Januari, termasuk laga krusial melawan Manchester City pada 4 Januari dan babak semifinal Carabao Cup melawan Arsenal.