Bukan Jadi Pelatih, Messi Ingin Jadi Pemilik Klub Setelah Gantung Sepatu
Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, akhirnya memberikan gambaran jelas mengenai masa depannya setelah tidak lagi merumput di lapangan hijau.
Pemain berjuluk La Pulga tersebut mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti jejak David Beckham dengan menjadi pemilik klub, ketimbang menjadi pelatih di pinggir lapangan.
Jadi Pemilik Klub, Bukan Pelatih
Dalam sebuah wawancara jujur dengan saluran streaming Argentina, Luzu TV, yang disiarkan minggu ini, Messi menegaskan bahwa peran sebagai pelatih tidak menarik baginya. Sebaliknya, ia merasa lebih tertantang untuk membangun sebuah institusi dari nol.
"Saya tidak melihat diri saya sebagai pelatih," ujar Messi, yang baru saja membawa Inter Miami menjuarai MLS Cup 2025.
"Saya ingin memiliki klub sendiri, memulai dari bawah dan menjadikannya besar. Saya ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang dan mencapai sesuatu yang penting. Jika harus memilih, peran itu jauh lebih menarik bagi saya."
Baca juga: Pilihan Lionel Messi: Terungkapnya Voting Sang GOAT di FIFA The Best 2025
Membangun dari Akar Rumput
Visi Messi tentang kepemilikan klub bukan sekadar soal prestise, melainkan tentang pengembangan bakat muda. Hal ini sudah mulai ia rintis melalui kerja sama dengan sahabat karibnya, Luis Suarez. Messi diketahui menjadi bagian dari kepemilikan klub divisi empat Uruguay, Deportivo LSM, yang didirikan oleh Suarez.
Ambisi ini sejalan dengan apa yang dilakukan David Beckham, yang bertransformasi dari ikon global menjadi pemilik Inter Miami, klub yang kini diperkuat Messi.
Beckham adalah contoh nyata bagaimana seorang pemain dapat mengubah lanskap sepak bola sebuah negara melalui manajemen dan visi kepemilikan yang kuat.
"Saya ingin berterima kasih kepada Luis karena telah memberi saya kesempatan ini, karena telah mengundang saya untuk bergabung dengannya dan berbagi proyek yang telah ia kerjakan selama bertahun-tahun dan yang telah berkembang pesat," kata Messi saat itu, seperti dilansir ESPN Uruguay.
"Bisa menjadi bagian dari ini adalah suatu kehormatan. Saya berharap dapat memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk terus mengembangkan klub ini dan berada di sisi Anda."
Baca juga: Nostalgia di Camp Nou, Messi Kembali Diam-diam ke Barcelona
Kontrak dan Opsi Kepemilikan di MLS
Keinginan Messi ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan bagi pihak liga. Saat menandatangani kontrak dengan Inter Miami, Messi dilaporkan memiliki klausul yang memberinya opsi untuk memiliki saham minoritas di klub tersebut setelah ia pensiun nanti.
Saat ini, Messi masih terikat kontrak dengan Inter Miami hingga akhir musim 2028. Di usia 38 tahun, ia baru saja menyelesaikan musim 2025 yang luar biasa dengan torehan 35 gol dan 24 assist, yang membawanya meraih gelar MVP MLS untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Meskipun pensiun mungkin masih beberapa tahun lagi, pernyataan Messi ini menutup pintu bagi para penggemar yang berharap melihatnya memberikan instruksi dari bangku cadangan. Dunia sepak bola kini bersiap menyambut babak baru dalam karier sang legenda: bukan sebagai "Raja di Lapangan," melainkan sebagai sosok di balik layar yang membangun masa depan sepak bola.