Berjuang dari Degradasi di Pekan Terakhir, Maddison Sebut Posisi Spurs Memalukan
Gelandang Tottenham Hotspur, James Maddison, melontarkan kritik tajam kepada timnya sendiri, dengan menyebut posisi The Lilywhites di klasemen Premier League saat ini sebagai sesuatu yang "memalukan".
Pernyataan jujur ini muncul setelah Spurs gagal mengunci tiket aman dan dipaksa bertarung mempertahankan eksistensi mereka di kasta tertinggi pada hari terakhir musim ini.
Gagal Lolos dari Degradasi
Tottenham sebenarnya memiliki peluang emas untuk memastikan diri bertahan di Premier League saat bertandang ke markas rival sekota mereka, Chelsea, pada Selasa malam.
Namun, kekalahan tipis 2-1 di Stamford Bridge membuat skuad asuhan Roberto De Zerbi tetap tertahan di peringkat ke-17, hanya terpaut dua poin di atas West Ham United yang berada di zona merah.
Baca juga: De Zerbi Sebut Laga Spurs vs Everton Lebih Krusial Ketimbang Final Europa League
Maddison, yang baru saja kembali bermain setelah absen selama sembilan bulan akibat cedera parah pada ligamen lututnya (ACL), mengaku sangat terpukul melihat klub sebesar Tottenham harus terjerembab dalam drama papan bawah.
"Ini tidak bisa ditawar. Kita harus (melewati rintangan) demi klub ini," tegas Maddison. "Kita harus memberikan segalanya untuk klub ini, untuk lambang klub, dan untuk para penggemar kita. Tidak dapat diterima dan agak memalukan bahwa kita berada dalam posisi ini sebagai Tottenham Hotspur, tetapi sayangnya itulah kenyataannya dan terserah kita untuk keluar dari situasi ini."
Hidup Mati di London Utara
Kekalahan dari Chelsea memastikan drama degradasi akan berlanjut hingga hari Minggu esok. Skenario yang dihadapi Spurs sebenarnya masih berada di bawah kendali mereka sendiri, namun tekanan mental dipastikan akan sangat masif di Tottenham Hotspur Stadium.
Tottenham saat ini berada di peringkat ke-17 dengan 38 poin dan mereka akan menjamu Everton pada laga terakhir. Hasil imbang atau menang akan memastikan mereka aman di Premier League berkat keunggulan selisih gol yang jauh lebih baik dari West Ham (-10 berbanding -22).
Sementara itu, West Ham berada di posisi ke-18 dengan 36 poin. Skuad asuhan Nuno Espírito Santo akan menjamu Leeds United. Mereka wajib menang sambil berharap Tottenham menelan kekalahan dari Everton untuk bisa lolos jurang degradasi.
Dilema Kebugaran
Bagi sang pelatih Roberto De Zerbi, tantangan terbesar di laga pamungkas bukan hanya taktik, melainkan tingkat kebugaran para pemain pilarnya. Maddison sendiri mengakui bahwa dirinya tengah berjalan di atas tali tipis antara ambisi membantu tim dan risiko kembali menderita cedera fatal.
Baca juga: Rival Pingin Tottenham Degradasi, De Zerbi Jadikan Motivasi
"Siapa pun yang pernah bekerja di sepak bola atau pernah mengalami cedera ini, tidak mudah untuk langsung kembali bermain,” ujar eks pemain Leicester City ini.
"Akan menjadi bencana bagi karier saya jika sesuatu terjadi dan kami tidak aman atau tidak mengikuti protokol dari spesialis, tetapi jelas saya ingin membantu tim sebisa mungkin.
"Jelas saya sudah lama absen jadi saya tidak akan berada dalam kondisi terbaik saya, tetapi saya merasa baik dan saya hanya perlu mencoba membantu tim dengan berapa pun menit yang bisa saya mainkan."
Laga melawan Everton pada hari Minggu nanti dipastikan tidak akan berjalan mudah. The Toffees datang ke London dengan misi mereka sendiri untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa, meski memiliki peluang tipis. Namun bagi Maddison dan kolega, bertahan di Premier League kini sudah menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.