Jose Mourinho Sepakati Kontrak Dua Tahun di Real Madrid
Santiago Bernabeu bersiap menyambut kembali Jose Mourinho, pria yang memproklamirkan dirinya sebagai The Special One, yang dilaporkan telah menjalin kesepakatan lisan untuk kembali menukangi Real Madrid dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun.
Kabar masif yang pertama kali diembuskan oleh pakar transfer Fabrizio Romano dan dikonfirmasi oleh berbagai media Eropa ini menandai kepulangan emosional sang juru taktik asal Portugal setelah berpisah selama 13 tahun dari ibu kota Spanyol.
Mourinho, yang saat ini masih menjabat sebagai pelatih Benfica, dikabarkan bakal segera terbang ke Madrid segera setelah pekan terakhir La Liga musim 2025/26 rampung akhir pekan ini, tepatnya seusai laga Real Madrid kontra Athletic Bilbao. Manajemen Los Blancos dilaporkan siap menebus klausul rilis sang manajer demi mengakhiri masa baktinya di Portugal lebih cepat.
Menata Ulang Galactico
Keputusan Presiden Florentino Perez untuk memulangkan Mourinho diambil setelah Real Madrid melewati periode yang penuh gejolak. Setelah pemecatan Xabi Alonso pada Januari silam dan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim yang gagal mengangkat performa tim, Perez membutuhkan sosok dengan tangan besi untuk mengendalikan ruang ganti Madrid yang sarat ego bintang, termasuk Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.
Baca juga: Mourinho Buka Pintu Kembali ke Real Madrid
Selain itu, juga terdapat kontroversi di mana Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde dari Real Madrid masing-masing telah didenda €500.000 setelah penyelidikan atas perkelahian mereka di tempat latihan. Pertemuan darurat diadakan setelah insiden tersebut yang menyebabkan Valverde dilarikan ke rumah sakit.
Real Madrid dipastikan menyudahi musim ini tanpa trofi mayor setelah finis di peringkat kedua La Liga di bawah Barcelona, serta tersingkir di babak perempat final Liga Champions oleh Bayern Munchen.
Romantisme Tensi Tinggi
Mengingat kembali era pertama Mourinho di Madrid pada tahun 2010 hingga 2013 adalah mengingat salah satu periode paling intens dalam sejarah sepak bola modern.
Saat itu, ia berhasil meruntuhkan dominasi absolut Dream Team Barcelona asuhan Pep Guardiola dengan menjuarai La Liga rekor 100 poin pada musim 2011/12, memenangkan Copa del Rey, serta mengembalikan mentalitas Madrid sebagai semifinalis reguler di Eropa.
Namun, era tersebut juga diwarnai friksi internal yang melelahkan dengan para pemain senior seperti Iker Casillas dan Sergio Ramos. Kini, mantan Direktur Olahraga Real Madrid, Jorge Valdano, memprediksi bahwa Mourinho yang kembali di tahun 2026 akan datang dengan pendekatan yang berbeda.
Baca juga: Carvajal Tinggalkan Real Madrid pada Akhir Musim
"Saya rasa Mourinho akan datang dengan sisi paling menawannya," ujar Valdano kepada Movistar Plus. "Pada awalnya, semua hal di sana akan berjalan sangat damai."
Agenda Pertama: Perburuan di Bursa Transfer
Meski dokumen kontrak belum resmi ditandatangani, radar transfer Mourinho dilaporkan sudah mulai bergerak aktif. Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa pria berusia 63 tahun tersebut bahkan sudah membidik penyerang Barcelona, Marcus Rashford, yang masa depannya di Camp Nou masih abu-abu, sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini serang Los Merengues musim depan.
Sikap Arbeloa sendiri mempertegas bahwa ruang ganti Madrid siap menyambut sang mentor. Mantan anak asuh Mourinho tersebut secara terbuka menyatakan bahwa dirinya akan sangat "bahagia" melihat mantan bosnya itu mengambil alih kemudi tim.
Florentino Perez bertaruh besar pada reputasi kedisiplinan dan aura pemenang milik Mourinho demi menyatukan kembali Real Madrid yang terpecah. Apakah The Special One edisi kedua ini mampu mengembalikan kejayaan Los Blancos, atau justru memicu drama baru di Santiago Bernabeu? Panggung La Liga musim depan dipastikan akan berjalan sangat menarik.