Tensi Memanas Jelang Argentina vs Inggris, Scaloni: Ini Hanya Laga Sepak Bola
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris murni merupakan pertandingan sepak bola. Scaloni langsung bergerak cepat meredam tensi di luar lapangan dan rivalitas sejarah yang mulai memanasi atmosfer jelang duel kelas berat tersebut.
Pernyataan itu dilontarkannya tepat setelah Albiceleste mengamankan tiket babak empat besar lewat kemenangan dramatis 3-1 atas 10 pemain Swiss melalui babak perpanjangan waktu di Arrowhead Stadium, Kansas City.
“Lihat, ini pertandingan sepak bola,” kata Scaloni menurut AFP. “Oke, jadi pesannya adalah ini pertandingan sepak bola. Itu saja yang bisa saya katakan.
“Ini pertandingan sepak bola dan kita akan bermain melawan lawan yang sangat tangguh. Mereka memiliki pelatih yang hebat dan ini pertandingan sepak bola, dan hanya itu.”
Sengit Kontra 10 Pemain Swiss
Langkah sang juara bertahan menuju semifinal tidak diraih dengan mudah. Alexis Mac Allister sempat membawa Argentina memimpin lebih dulu, sebelum akhirnya disamakan oleh penggawa Swiss, Dan Ndoye, di pertengahan babak kedua.
Baca juga: Argentina Kalahkan 10 Pemain Swiss 3-1 di Perpanjangan Waktu
Laga berbalik menguntungkan Argentina setelah penyerang Swiss, Breel Embolo, diganjar kartu kuning kedua karena dinilai melakukan diving. Keunggulan jumlah pemain baru bisa dimanfaatkan maksimal pada babak perpanjangan waktu melalui penyelesaian klinis Julian Alvarez di menit ke-112, disusul gol penutup dari pemain pengganti Lautaro Martinez.
Scaloni tak menampik timnya harus melewati ujian fisik yang luar biasa untuk melangkah sejauh ini. “Untuk mencapai semifinal Piala Dunia, Anda harus menderita. Kami juga melakukannya di Qatar… Pada akhirnya kami selalu menemukan solusi, dan pada akhirnya malam ini kami mewujudkannya,” ujarnya.
“Ini bagian dari darah kami. Ini bagian dari DNA kami. [Perjuangan ini] membawa ketenangan pikiran. Kami lebih berpengalaman dan kami tahu bagaimana rasanya didominasi oleh lawan, bagaimana rasanya kebobolan gol peny equalizer. Hari ini kami tetap tenang, tim tahu bagaimana tetap tenang, dan kami tidak akan pernah menyerah.”
Melawan Sejarah dan Isu Falkland
Sikap dingin Scaloni sengaja ditunjukkan demi melindungi ruang ganti dari provokasi luar. Pertemuan Argentina dan Inggris di panggung Piala Dunia selalu sarat akan drama politik, terutama mengenang konflik bersenjata Kepulauan Falkland (Malvinas) pada tahun 1982. Bahkan, nyanyian bernada sindiran dari suporter sempat terdengar sepanjang turnamen ini.
Baca juga: Tangis Haru Scaloni Iringi Kemenangan Dramatis Argentina atas Mesir
Secara historis, laga ini juga menandai tepat 40 tahun sejak duel legendaris perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko, tempat di mana Diego Maradona mencetak gol ikonik "Tangan Tuhan" serta gol solo terbaik sepanjang sejarah.
Pertandingan semifinal klasik ini dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02:00 WIB. Pemenang dari laga ini akan menantang salah satu raksasa Eropa lainnya, Prancis atau Spanyol, di partai final.