Swiss Lolos Piala Dunia 2026 Meski Ditahan Imbang Kosovo 1-1
Tim Nasional Swiss sukses mengamankan tempat mereka di putaran final Piala Dunia FIFA 2026, meskipun dipaksa berjuang keras meraih hasil imbang 1-1 melawan Kosovo di Fadil Vokrri Stadium pada Rabu (19/11) dini hari WIB. Hasil ini cukup bagi Swiss untuk menjuarai Grup B, menyelesaikan kampanye kualifikasi yang luar biasa tanpa terkalahkan.
Bagi Kosovo, hasil imbang ini, yang didapat melalui gol spektakuler di babak kedua, juga memiliki makna besar. Mereka memastikan diri finis sebagai runner-up grup dan akan melaju ke babak play-off yang penuh tekanan pada bulan Maret, menjaga impian Piala Dunia perdana mereka tetap hidup.
Babak Pertama yang Penuh Kehati-hatian
Mengetahui bahwa hanya satu poin sudah cukup untuk menyegel tiket langsung ke turnamen di Amerika Utara, Swiss yang diasuh oleh Murat Yakin tampil dengan pendekatan hati-hati, lebih memilih mengendalikan tempo dan menguji pertahanan tuan rumah dengan kesabaran.
Kondisi lapangan yang basah akibat hujan yang terus-menerus membuat kedua tim kesulitan menemukan ritme yang mengalir. Peluang bersih jarang tercipta, meskipun tembakan awal dari Michel Aebischer sempat memaksa kiper Kosovo, Arijanet Muric, melakukan penyelamatan yang tajam.
Di sisi lain, Kosovo, didorong oleh dukungan fans tuan rumah yang membakar semangat, mengandalkan serangan balik cepat. Namun, pertahanan Swiss yang dipimpin oleh Manuel Akanji dan Ricardo Rodriguez terbukti terlalu kokoh di paruh pertama.
Baca juga: Graham Potter Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Swedia dalam Misi Kilat Piala Dunia
Vargas Buka Skor, Muslija Membalas
Situasi berubah hanya 90 detik setelah babak kedua dimulai. Swiss akhirnya memecah kebuntuan melalui build-up yang cepat. Djibril Sow memberikan umpan terobosan akurat yang membelah lini belakang Kosovo. Ruben Vargas berlari sempurna, mempertahankan ketenangan, dan melepaskan tembakan rendah yang menaklukkan Muric untuk mengubah skor menjadi 0-1.
Gol tersebut memberikan Swiss kendali penuh, dan mereka hampir menggandakan keunggulan ketika Johan Manzambi, yang melakukan debut kompetitif sebagai starter, melakukan pergerakan impresif sebelum tembakannya digagalkan oleh Muric.
Namun, Kosovo menolak menyerah. Di menit ke-74, mereka menyamakan kedudukan melalui momen keajaiban individu. Bola liar jatuh ke kaki Florent Muslija di tepi kotak penalti, dan tanpa ragu, ia melepaskan tendangan melengkung yang fantastis dengan kaki kanannya ke sudut kanan atas gawang, membuat kiper Swiss, Gregor Kobel, terpaku.
Di menit-menit akhir, Kosovo semakin berani menekan mencari pemenang, dengan Vedat Muriqi dan Baton Zabergja mendapat peluang, tetapi Swiss berhasil mempertahankan bentuk pertahanan mereka untuk mengunci hasil imbang 1-1.
Baca juga: Kalah 0-1 di Kandang Lawan Kosovo, Swedia Berada di Ujung Tanduk
Swiss ke Piala Dunia, Kosovo ke Play-off
Hasil imbang ini mengukuhkan Swiss sebagai juara Grup B dengan 14 poin, mengakhiri kualifikasi tanpa kekalahan (4 menang, 2 imbang). Ini akan menjadi penampilan Piala Dunia keenam berturut-turut bagi mereka, sebuah bukti konsistensi mereka di pentas internasional.
Sementara itu, Kosovo, yang menunjukkan karakter luar biasa, mengunci posisi kedua dengan 11 poin dan mendapatkan tempat di babak play-off Eropa. Ini adalah pencapaian bersejarah bagi Dardanët yang kini dapat terus bermimpi untuk lolos ke turnamen global untuk pertama kalinya.