De Paul Sebut Messi Lebih Menikmati Piala Dunia 2026 Dibanding Sebelumnya
Gelandang andalan Argentina, Rodrigo De Paul, mengungkapkan bahwa Lionel Messi tengah menikmati penampilannya di Piala Dunia 2026 dengan level kebahagiaan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Menjelang laga krusial babak semifinal melawan Inggris di Atlanta Stadium, De Paul menegaskan bahwa melihat sang kapten tersenyum lebar setelah bertahun-tahun menanggung beban berat dan kritik bersama tim nasional merupakan sumber kebahagiaan terbesar bagi seluruh anggota skuad La Albiceleste.
Kebahagiaan Messi di luar lapangan berbanding lurus dengan ketajamannya di atas rumput hijau. Pemain berusia 39 tahun tersebut tampil menggila di turnamen edisi keenamnya ini dengan menorehkan delapan gol, yang tidak hanya mengokohkan posisinya di perburuan sepatu emas tetapi juga memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen dengan total 21 gol. Sinyal kegembiraan dari sang megabintang ini pun menjadi alarm bahaya tersendiri bagi kubu Tiga Singa.
Senyuman yang Dibayar Mahal
Bagi De Paul, yang juga merupakan rekan setim Messi di Inter Miami, transformasi emosional sang kapten terasa sangat emosional.
Sebelum berhasil merengkuh trofi Copa América 2021 dan Piala Dunia 2022, Messi sempat melewati masa-masa kelam bersama timnas, termasuk kekalahan di empat final turnamen besar yang sempat membuatnya frustrasi hingga menyatakan pensiun dini.
"Melihatnya menikmati dirinya sendiri membuat saya sangat bahagia, mengingat semua yang telah dia lalui dengan seragam ini dan semua yang telah dia perjuangkan," kata De Paul.
Baca juga: Tensi Memanas Jelang Argentina vs Inggris, Scaloni: Ini Hanya Laga Sepak Bola
"Saya pikir Piala Dunia ini telah membuatnya benar-benar menikmati dirinya sendiri.
"Tentu saja, kita semua tahu mentalitasnya, bagaimana dia mempersiapkan diri, dan bagaimana dia mendekati setiap pertandingan. Tapi saya melihat dia bahagia dan menikmatinya, dan sebagai seorang teman, itu membuat saya sangat bahagia."
Konsentrasi Penuh dan Misi Pertahankan Gelar
Meski suasana ruang ganti diliputi kegembiraan, De Paul menegaskan Argentina sama sekali tidak menurunkan kewaspadaan menjelang duel klasik kontra Inggris. Laga ini menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua negara di Piala Dunia sejak tahun 2002 silam, sebuah sejarah rivalitas panjang yang kini siap ditulis ulang oleh generasi baru.
"Tentu saja kami memiliki banyak kekhawatiran, karena kami menghadapi tim yang hebat. Mereka memiliki banyak pemain kelas atas, dan saya pikir mereka juga memiliki pelatih yang hebat," ujar De Paul.
"Kekhawatiran itu justru membuat kami tetap fokus. Kami menghabiskan waktu untuk memastikan kekhawatiran itu terkendali."
Baca juga: Jangan Cuma Fokus Pada Messi, Pickford Beri Peringatan Jelang Inggris vs Argentina
Argentina mengusung misi yang sangat langka di sepak bola modern: menjadi negara pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang mampu mempertahankan trofi emas Piala Dunia. De Paul sadar betul tantangan mempertahankan takhta jauh lebih berat daripada saat merebutnya di Qatar empat tahun lalu, di mana detail-detail kecil akan menjadi penentu kelolosan mereka menuju partai puncak di New York.
"Hanya selangkah lagi menuju final Piala Dunia lainnya... tidak ada motivasi yang lebih besar dari itu," tegas De Paul.
"Semua orang senang bermain di Piala Dunia. Setiap pertandingan adalah final; begitulah cara kami selalu menghadapinya. Kami menghadapi tim yang belum pernah kami lawan sebelumnya, tim kuat yang telah tampil sangat baik di Piala Dunia ini, sama seperti empat tim lainnya yang masih ada di sini. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat.
"Saya sangat senang dan penuh adrenalin. Secara pribadi, saya sangat menikmati pertandingan seperti ini. Saya mencoba untuk sepenuhnya menikmati momen ini tanpa membiarkan emosi menguasai kami. Jadi kami banyak berpikir untuk mempersiapkan pertandingan besok, terutama tetap tenang dan berpikiran jernih."