Dalam laga bertajuk Derby della Madonnina yang dipenuhi tensi tinggi di San Siro, Senin dini hari WIB (9/3/2026), AC Milan berhasil membungkam rival sekota sekaligus pemimpin klasemen, Inter Milan, dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan ini bukan sekadar soal gengsi penguasa kota, melainkan pernyataan perang dalam perburuan gelar juara. Skuat asuhan Massimiliano Allegri kini mengoleksi 60 poin, memangkas jarak menjadi tujuh poin dari Inter yang masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2025-26.

Estupiñán Sang Pahlawan Tak Terduga

Gol semata wayang dalam pertandingan ini lahir di babak pertama, tepatnya pada menit ke-35. 

Berawal dari visi luar biasa Youssouf Fofana yang melepaskan umpan terobosan terukur, Pervis Estupiñán yang merangsek maju dari sisi kiri berhasil mengontrol bola dengan sempurna. 

Baca juga: Tomori Sebut Pulisic Diremehkan dan Kenang Debut Derby della Madonnina

Pemain asal Ekuador tersebut kemudian melepaskan tembakan kaki kiri keras yang menghujam pojok atas gawang Yann Sommer, membuat separuh stadion San Siro meledak dalam kegembiraan.

Estupiñán, yang masuk ke dalam starting XI menggantikan Davide Bartesaghi yang belum fit 100%, membuktikan pilihan Massimiliano Allegri sangat tepat. Gol ini juga menjadi catatan sejarah tersendiri karena ia menjadi pemain asal Ekuador pertama yang berhasil mencetak gol di derbi Milan.

Dominasi Inter yang Sia-sia

Inter Milan, di bawah asuhan Cristian Chivu, sebenarnya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola yang mencapai 63%. Namun, barisan pertahanan Milan yang digalang Fikayo Tomori dan Strahinja Pavlović tampil sangat disiplin.

Nerazzurri sempat memiliki peluang emas melalui Federico Dimarco dan Piotr Zieliński di awal babak kedua, namun kegemilangan Mike Maignan di bawah mistar gawang memastikan gawang Milan tetap suci. 

Drama terjadi di masa injury time ketika Inter sempat menyarangkan bola ke gawang, namun wasit Daniele Doveri telah lebih dulu meniup peluit karena adanya pelanggaran dalam kemelut di kotak penalti.

Baca juga: Chivu Jelaskan Eksperimen Taktik Inter usai Ditahan Imbang Como

Rekor Manis Allegri

Kemenangan ini menandai pertama kalinya sejak musim 2010/11, di mana Allegri juga menjabat sebagai pelatih, AC Milan berhasil memenangkan kedua pertemuan derbi liga dalam satu musim. 

Milan juga memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka dalam tujuh pertemuan derbi terakhir di semua kompetisi.

“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan kami mencapai bulan Maret dalam kondisi sebaik mungkin, karena saat itulah pertandingan terpenting musim ini dimainkan dan segalanya ditentukan,” kata Allegri.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!