José Mourinho Resmi Kembali Latih Real Madrid dengan Kontrak Tiga Tahun
Real Madrid resmi mengumumkan penunjukan kembali José Mourinho sebagai manajer baru mereka lewat kontrak berdurasi tiga tahun pada Kamis waktu setempat. Langkah ini diambil oleh Presiden Florentino Pérez sebagai respons instan setelah Los Blancos melewati musim 2025/2026 yang berujung bencana tanpa raihan satu pun trofi.
Pelatih asal Portugal berusia 63 tahun tersebut diikat komitmen di Santiago Bernabéu hingga 30 Juni 2029. Untuk mewujudkan reuni emosional ini, manajemen Madrid kabarnya harus menebus klausul pelepasan senilai €15 juta demi membajak Mourinho dari klub raksasa Portugal, Benfica. Pria yang menjuluki dirinya The Special One ini dijadwalkan bakal resmi memimpin latihan perdana tim pada 13 Juli mendatang saat sesi pramusim dimulai.
Krisis Akut di Ruang Ganti Bernabéu
Keputusan Pérez memulangkan Mourinho tidak lepas dari krisis yang sedang melanda raksasa Spanyol tersebut. Real Madrid baru saja menyudahi musim yang memalukan setelah rival abadi mereka, Barcelona, mendominasi kompetisi domestik dan mengunci gelar juara La Liga dua musim beruntun.
Baca juga: Real Madrid Hubungi Arsenal, Targetkan Transfer Riccardo Calafiori Musim Panas Ini
Kehilangan arah, Pérez sebelumnya telah memecat Xabi Alonso pada Januari lalu pasca-kekalahan di Piala Super Spanyol. Namun, penunjukan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih interim justru memperparah keadaan setelah ia dinilai kehilangan kendali atas ruang ganti yang mulai terpecah.
Berangkat dari situasi darurat inilah, Pérez kembali mengetuk pintu Mourinho, sosok yang dinilai punya tangan besi untuk mendisiplinkan para pemain bintang. Ia telah mengumbar janji untuk membawa pulang Mourinho, terutama saat masa pemilihan Presiden pada pekan lalu.
“Dewan Direksi Real Madrid C.F., yang mengadakan rapat hari ini, Kamis, 11 Juni, dan dipimpin oleh Florentino Pérez, telah menyetujui penunjukan José Mourinho sebagai pelatih kepala tim utama untuk tiga musim ke depan, hingga 30 Juni 2029,” tulis Madrid dalam situs resminya.
“José Mourinho akan bergabung dengan Real Madrid pada 13 Juli, hari dimulainya pramusim.”
Tantangan Menjinakkan Galácticos Modern
Mourinho dipastikan akan menghadapi atmosfer yang jauh berbeda dibanding periode pertama kedatangannya pada tahun 2010 lalu. Jika dulu taktiknya berpusat pada Cristiano Ronaldo untuk meruntuhkan dominasi tiki-taka Pep Guardiola, kini ia mewarisi skuad muda dengan ego besar yang belum sepenuhnya padu.
Baca juga: Real Madrid Resmi Depak Arbeloa, Buka Pintu untuk Mourinho
Tugas utama mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan ini adalah meramu taktik jitu demi menyatukan tiga talenta generasi terbaik dunia: Kylian Mbappé, Vinicius Jr., dan Jude Bellingham. Publik sepak bola kini mulai berspekulasi dan berdebat apakah gaya bermain Mourinho yang terkenal pragmatis, disiplin, dan cenderung defensif dapat berjalan beriringan dengan kultur sepak bola menyerang yang mengalir di tubuh skuad Madrid saat ini.
Perjudian Berisiko Tinggi Florentino Pérez
Reuni ini adalah sebuah perjudian dengan taruhan yang sangat besar. Sejarah mencatat bahwa ketika Mourinho meninggalkan Madrid pada 2013, ia pergi dengan meninggalkan hubungan yang retak dengan para pemain senior serta perang urat syaraf yang melelahkan dengan media Spanyol, meskipun sempat mempersembahkan gelar La Liga legendaris dengan rekor 100 poin.
Tiga belas tahun berlalu, baik Real Madrid maupun Mourinho sudah tidak berada di puncak absolut kejayaan mereka seperti dulu. Banyak pengamat menilai taktik Mourinho sudah usang di era sepak bola modern. Namun, bagi Real Madrid, dua musim beruntun tanpa trofi mayor adalah aib yang tidak bisa ditoleransi. Pérez bertaruh segalanya pada sosok yang ia percaya bisa memberikan dampak instan. Panggung megah telah disiapkan, dan seluruh dunia kini menanti fajar baru di Bernabéu.