Fabregas Bangga, tapi Belum Puas usai Bawa Como Segel Tiket Eropa
Cesc Fabregas mengaku merasa sangat bahagia dan bangga setelah memimpin Como 1907 mencetak sejarah dengan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Kepastian ini didapat menyusul kemenangan tipis 1-0 atas Hellas Verona pada hari Minggu, sebuah pencapaian yang terjadi tepat dua tahun setelah klub tersebut memastikan promosi ke Serie A.
Gol tunggal dari pemain internasional Yunani, Tasos Douvikas, pada menit ke-71 sudah cukup untuk memastikan I Lariani finis di posisi enam besar klasemen Serie A musim 2025/26. Hasil ini menjamin Como setidaknya akan tampil di UEFA Conference League musim depan, meski peluang untuk menembus zona Liga Champions masih terbuka lebar di dua laga sisa.
"Kita Bukan Milan atau Inter"
Berbicara kepada DAZN di tengah perayaan emosional di Stadion Marcantonio Bentegodi, Fabregas menekankan betapa luar biasanya transformasi klub asal Lombardia ini di bawah arahannya.
Baca juga: Fabregas Bangga Meski Como Tumbang di Tangan Inter Milan
“Saya sangat senang dan bangga hari ini,” kata Fabregas. “Dua tahun lalu tepat hari ini kami promosi ke Serie A dan hari ini kami lolos ke Eropa. Tim, klub, dan para penggemar semuanya telah berkembang: Ini tak terlukiskan. Kita akan mengingat hari ini dua puluh tahun dari sekarang.
Namun, Fabregas tetap membumi dan mengingatkan semua pihak tentang identitas asli klub yang didukung oleh pengusaha asal Indonesia tersebut.
“Ada banyak pertandingan selama musim ini, kita tidak selalu bisa bermain dengan cara yang sama,” tegas sang pelatih. “Banyak penggemar hari ini mengirimkan pesan kepada saya tentang saat kita berada di Serie D. Kita bukan Milan, Inter, Juventus, atau Napoli, kita adalah tim yang sederhana dan kita ingin menikmati momen ini.”
Membidik Liga Champions
Meski tiket Conference League sudah di tangan, ambisi Fabregas tidak berhenti sampai di sini. Dengan selisih poin yang sangat tipis dengan tim peringkat empat dan lima, Como masih memiliki peluang nyata untuk mencuri tiket ke Liga Champions.
Baca juga: Fàbregas: "Kami Layak Menang," Sebut Inter Terpaksa Ubah Taktik demi Redam Como
“Saat ini, dengan media sosial, semuanya berjalan begitu cepat, ada begitu banyak tekanan. Anda harus menikmatinya,” tambah Fabregas.
“Saya tidak ingat berapa banyak trofi yang telah saya menangkan, tetapi masih banyak lagi yang akan datang. Sekarang kita memiliki dua pertandingan tersisa dan kita akan lihat apakah kita bisa terbang lebih tinggi lagi.”
Keberhasilan Como ini menandai kebangkitan luar biasa bagi klub yang pernah mendekam di Serie D tersebut. Sejak Fabregas mengambil alih kemudi secara permanen pada 2024, Como telah bertransformasi dari tim promosi menjadi kekuatan baru yang disegani di sepak bola Italia melalui gaya main ofensif dan perekrutan pemain yang cerdas.