Gol Tunggal Doue Bawa PSG Taklukkan Brest, Gelar Juara Semakin Dekat
Paris Saint-Germain kini berada di ambang sejarah untuk meraih gelar Ligue 1 ke-14 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Brest pada Senin (11/5) dini hari WIB.
Sosok pahlawan malam itu adalah pemain pengganti, Désiré Doué, yang merayakan penampilannya yang ke-100 bersama klub ibu kota dengan cara yang spektakuler. Saat laga menyisakan sepuluh menit dan pertahanan Brest tampak kokoh, Doué menerima bola di tepi kotak penalti, melewati dua bek lawan, dan melepaskan tembakan rendah yang bersarang telak di pojok gawang.
Rotasi Skuad dan Awal yang Frustrasi
Mengingat adanya laga penentu gelar melawan Lens pada hari Kamis mendatang, Luis Enrique memilih untuk melakukan rotasi besar-besaran. Hanya Marquinhos dan Fabián Ruiz yang dipertahankan dari starting XI sebelumnya. Strategi ini nyaris menjadi bumerang di babak pertama yang berjalan lamban, di mana tuan rumah mendominasi penguasaan bola namun minim penyelesaian klinis.
Baca juga: Reuni di Final UCL dengan Arteta, Enrique Prediksi Ujian Sulit Lawan Arsenal
Peluang terbaik di 45 menit pertama didapat oleh Pedro Fernández, namun upayanya berhasil ditepis kiper Brest, Grégoire Coudert, sementara satu peluang lainnya menyamping tipis. Pertandingan juga sempat terhenti selama sepuluh menit karena wasit Jérôme Brisard mengalami masalah teknis pada perangkat komunikasinya, yang semakin merusak ritme permainan PSG.
Kebangkitan di Babak Kedua
Merasa frustrasi dengan kebuntuan yang ada, Enrique memasukkan para pemain kuncinya, Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembélé, dan Desire Doue, di sisa setengah jam laga. Intensitas permainan langsung berubah.
Senny Mayulu, yang dipasang di posisi bek kanan, hampir saja memecah kebuntuan lewat tendangan keras yang membentur mistar dan tiang gawang sebelum akhirnya memantul keluar.
Baca juga: Neves: PSG Telah Belajar Cara Menderita demi Kemenangan
Brest sempat mengancam lewat serangan balik, memaksa kiper asal Italia, Renato Marin, melakukan dua penyelamatan krusial dari upaya Raphaël Le Guen dan mantan pemain PSG, Éric Junior Dina Ebimbe. Namun, tim asal Breton tersebut akhirnya menyerah di bawah tekanan yang terus-menerus.
Garis Finis Sudah Terlihat
Kemenangan ini mengembalikan keunggulan enam poin bagi PSG di puncak klasemen dengan hanya dua pertandingan tersisa. Tambahan satu poin saja saat melawan Lens di tengah pekan nanti akan secara resmi mengukuhkan mereka sebagai raja sepak bola Prancis sekali lagi.
Bagi Brest, kekalahan ini cukup menyakitkan mengingat performa defensif mereka yang berani, namun mereka tetap berada di posisi aman papan tengah saat musim 2025-26 mendekati akhir.