Atalanta Gerak Cepat, Tunjuk Raffaele Palladino Gantikan Ivan Jurić
Atalanta bergerak cepat untuk memadamkan gejolak domestik dengan menunjuk Raffaele Palladino sebagai manajer tim utama yang baru. Pengumuman ini datang hanya sehari setelah klub Serie A tersebut secara mendadak memecat Ivan Jurić menyusul rentetan hasil yang mengecewakan.
Mantan bos Fiorentina, Palladino, telah menandatangani kontrak dengan Nerazzurri hingga Juni 2027, sebuah langkah yang menandai babak baru bagi klub yang masih berjuang untuk menemukan identitasnya pasca kepergian pelatih ikonik Gian Piero Gasperini.
Reaksi Cepat Pasca Krisis Jurić
Keputusan memecat Jurić, yang baru mengambil alih kursi panas di musim panas, diambil menyusul kekalahan kandang 0-3 dari Sassuolo.
Kekalahan tersebut memperpanjang rekor tanpa kemenangan Atalanta di liga menjadi tujuh pertandingan, membuat peraih gelar Liga Europa 2024 itu terdampar di posisi ke-13 klasemen sementara Serie A, hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.
Baca juga: Atalanta Pecat Ivan Juric Setelah Kekalahan Memalukan dari Sassuolo
"Atalanta BC dengan senang hati mengumumkan bahwa peran direktur teknis Tim Utama telah dipercayakan kepada Raffaele Palladino," demikian bunyi pernyataan resmi dari klub.
Penunjukkan Palladino yang berusia 41 tahun ini mencerminkan keinginan klub untuk segera mengubah arah dan memanfaatkan jeda internasional sebagai waktu untuk reset total.
Palladino: Dari Monza, Fiorentina, ke Tantangan Dea
Palladino, yang pernah menjadi pemain internasional Italia, dikenal atas kerja impresifnya di klub sebelumnya.
Ia mengawali karier manajerialnya di level senior bersama Monza, ketika berhasil mempertahankan tim promosi tersebut bertahan di Serie A.
Musim lalu, ia melanjutkan kiprahnya yang menjanjikan bersama Fiorentina, memimpin La Viola finis di posisi keenam Serie A dan mengamankan tempat di UEFA Conference League. Meski demikian, ia secara mengejutkan berpisah dengan klub Florence tersebut dengan kesepakatan bersama pada Juli lalu, terlepas dari perpanjangan kontrak yang ia tandatangani pada Mei 2025.
Kedatangan Palladino di Bergamo diharapkan dapat membawa gaya sepak bola yang dinamis dan taktis ke dalam skuad Atalanta. Selama di Fiorentina, ia seringkali mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang fleksibel, sebuah skema yang kontras dengan sistem tiga bek yang sudah menjadi ciri khas Atalanta di era sebelumnya.
Baca juga: AC Milan Ditahan Imbang 1-1 Lawan Atalanta
Debut Berat Pasca Jeda
Tugas Palladino sudah menanti. Ia akan memimpin sesi latihan pertamanya selama jeda internasional dan akan melakoni debut kompetitifnya pada 22 November mendatang, menghadapi juara bertahan Serie A, Napoli, sebuah pertandingan yang akan langsung menguji mental dan perubahan taktik di tubuh La Dea.
Atalanta kini menjadi klub Serie A keempat yang melakukan pergantian pelatih musim ini, mengikuti jejak Juventus, Genoa, dan Fiorentina.
Kini, semua mata tertuju pada Palladino. Akankah ia mampu membangkitkan kembali semangat dan mengembalikannya ke posisi Eropa yang diidamkan para penggemar di Bergamo?