Berakhir sudah teka-teki masa depan Lucas Paqueta di London Stadium. West Ham United secara resmi telah menyepakati penjualan sang maestro lini tengah, Lucas Paqueta, ke klub masa kecilnya, Flamengo, dalam sebuah kesepakatan yang memecahkan rekor transfer di sepak bola Amerika Selatan.

Gelandang berusia 28 tahun tersebut akan segera terbang ke Rio de Janeiro setelah The Hammers menerima tawaran sebesar €42 juta. Langkah ini menandai kepulangan emosional sang pemain ke klub tempat ia memulai karier profesionalnya sebelum merantau ke Eropa bersama AC Milan, Lyon, dan akhirnya West Ham.

Alasan di Balik Kepulangan Sang Bintang

Keputusan West Ham untuk melepas Paqueta di bursa transfer Januari 2026 ini bukanlah tanpa alasan. 

Melalui pernyataan resminya, pihak klub mengungkapkan bahwa Paqueta sendiri yang mengajukan permintaan transfer karena alasan pribadi dan keluarga.

Baca juga: Nuno Ungkap Paqueta Menderita Usai Kartu Merah Kontra Liverpool

Setelah melewati masa-masa sulit terkait penyelidikan aturan perjudian oleh FA, di mana ia akhirnya dinyatakan bersih pada Juli 2025, Paqueta merasa perlu melakukan penyegaran karier di tanah kelahirannya.

"Lucas telah menyatakan dengan jelas bahwa, karena alasan pribadi dan keluarga, ia ingin kembali ke Brasil dan memulai hidup baru setelah dibebaskan pada Juli 2025 dari tuduhan pelanggaran FA yang membutuhkan waktu dua tahun untuk diselesaikan - situasi yang menyebabkan tekanan mental yang signifikan baginya," kata West Ham dalam sebuah pernyataan.

"Meskipun klub telah melakukan segala upaya untuk membujuk Lucas agar tetap tinggal, ia tetap bersikeras bahwa keinginannya adalah untuk pergi. Oleh karena itu, pelatih kepala (Nuno Espirito Santo) dan klub dengan berat hati menyetujui permintaan transfernya."

Rekor Transfer dan Strategi Baru Nuno

Bagi Flamengo, nilai transfer €42 juta ini merupakan investasi terbesar dalam sejarah klub dan liga Brasil. Paqueta dijadwalkan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga Desember 2030, menjadikannya wajah utama proyek ambisius Mengão untuk mendominasi kompetisi domestik dan Copa Libertadores.

Di sisi lain, kepergian Paqueta memberikan dana segar bagi manajer West Ham, Nuno Espirito Santo. Uang hasil penjualan ini dikabarkan akan langsung diputar untuk memperkuat skuad yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. 

West Ham baru saja mendatangkan Adama Traore dari Fulham, menyusul kedatangan Taty Castellanos dari Lazio pada awal Januari.

West Ham sendiri saat ini berada di posisi ke-18 Premier League dengan 20 poin dari 23 pertandingan.

Baca juga: Penalti Gibbs-White Bawa Nottingham Forest Menang Comeback 2-1 atas West Ham

Akhir dari Sebuah Era di London Timur

Selama mengenakan seragam claret and blue, Paqueta telah memainkan 139 pertandingan, mencatatkan 23 gol dan 15 assist. Meski sempat diganggu isu di luar lapangan, kemampuannya dalam mengatur ritme permainan tetap menjadikannya salah satu gelandang paling berbakat yang pernah merumput di London Stadium.

Kini, publik London Timur harus bersiap melepas sang "Dancing Brazilian" yang memilih untuk kembali menari di bawah sinar matahari Rio de Janeiro.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!