Sporting CP Menang Comeback atas Bodo/Glimt untuk Melaju ke Perempat Final
Sporting CP mencatatkan salah satu comeback paling luar biasa dalam sejarah Liga Champions setelah menghancurkan wakil Norwegia, Bodo/Glimt, dengan skor telak 5-0 lewat babak perpanjangan waktu di Estádio José Alvalade, Rabu (18/3) dini hari WIB. Hasil ini membawa raksasa Portugal tersebut melaju ke perempat final dengan agregat 5-3.
Datang dengan defisit tiga gol setelah kekalahan mengejutkan di Lingkaran Arktik pekan lalu, skuad asuhan Rui Borges tampil menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Didorong oleh atmosfer stadion yang luar biasa, Sporting melepaskan total 38 tembakan dalam upaya mereka membongkar pertahanan tim tamu.
Inacio Mulai Kebangkitan
Harapan mulai membuncah pada menit ke-34. Berawal dari sepak pojok Francisco Trincão, bek tengah Gonçalo Inácio melompat paling tinggi untuk menyundul bola ke pojok gawang.
Baca juga: Bodo/Glimt Hancurkan Sporting CP 3-0 di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions
Bodo/Glimt hampir memadamkan momentum tuan rumah sebelum turun minum, namun sundulan Odin Bjørtuft secara ajaib membentur mistar gawang dua kali.
Dominasi Total di Babak Kedua
Tekanan Sporting berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-61, skema serangan balik cepat berakhir dengan umpan tarik Luis Suárez yang diselesaikan dengan sempurna oleh Pedro Gonçalves untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Lisbon benar-benar bergejolak di menit ke-78. Setelah peninjauan VAR yang mengonfirmasi adanya handball oleh Fredrik Bjørkan, Luis Suárez maju sebagai eksekutor penalti.
Dengan penuh ketenangan, ia mengecoh kiper Nikita Haikin untuk menyamakan agregat menjadi 3-3, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Pukulan Pamungkas di Extra Time
Sporting tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan secara total di masa perpanjangan waktu. Hanya 83 detik setelah babak tambahan dimulai, bek kiri Maximiliano Araújo merangsek ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau Haikin. Skor 4-0 (agregat 4-3) untuk keunggulan Sporting.
Bodo/Glimt yang sudah kehabisan tenaga mencoba menyerang, namun justru serangan balik Sporting yang mematikan pertandingan.
Baca juga: Tendang Inter Milan dari Liga Champions, Knutsen: Ini Momen Bersejarah
Di menit terakhir, pemain pengganti berusia 20 tahun, Rafael Nel, mencetak gol debutnya di Liga Champions dengan penyelesaian klinis ke langit-langit gawang, memastikan kemenangan 5-0 yang bersejarah.
Catatan Sejarah
Kemenangan ini menandai pertama kalinya Sporting CP berhasil membalikkan defisit tiga gol di kompetisi UEFA sejak musim 1963/64.
Bagi Bodo/Glimt, perjalanan dongeng mereka berakhir dengan pahit di Lisbon, namun mereka telah meninggalkan jejak sebagai tim kejutan terbesar di musim ini.