Reece James Absen Bersama Chelsea dalam Laga Hidup-Mati Lawan PSG
Upaya Chelsea untuk membalikkan keadaan di Liga Champions mendapat hantaman keras. Kapten tim, Reece James, dipastikan absen dalam laga leg kedua babak 16 besar melawan Paris Saint-Germain di Stamford Bridge, Rabu dini hari WIB, akibat cedera hamstring.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengonfirmasi kabar buruk tersebut dalam konferensi pers pada Senin. James mengalami cedera tersebut di menit-menit akhir saat Chelsea menelan kekalahan tipis 0-1 dari Newcastle United di Premier League akhir pekan lalu.
Kekhawatiran Cedera Serius
Absennya James menjadi kerugian ganda bagi The Blues yang sudah tertinggal agregat 2-5 dari sang juara bertahan asal Prancis. Rosenior mengungkapkan bahwa masalah pada otot hamstring bek kanan berusia 26 tahun itu bisa jadi cukup serius.
Baca juga: Chelsea Dijatuhi Denda Rp242 Miliar dan Larangan Transfer Akademi
"Reece merasakan sesuatu di otot hamstringnya menjelang akhir pertandingan melawan Newcastle," kata Rosenior. "Kami belum mengetahui sepenuhnya seberapa parah cederanya, tetapi dia akan absen pada pertandingan besok.
Ketika ditanya apakah James akan menepi dalam waktu yang lama, Rosenior tidak menampik kemungkinan tersebut. "Ini bisa jadi serius - cedera hamstring memang tidak pernah ideal. Mudah-mudahan, kita bisa melakukan pemindaian dan mengetahui lebih lanjut,” tambahnya.
Krisis di Posisi Bek Kanan
Masalah bagi Rosenior tidak berhenti di situ. Chelsea kini menghadapi krisis nyata di sektor bek kanan setelah Malo Gusto juga diragukan tampil akibat sakit.
Kondisi ini memaksa sang manajer untuk memutar otak, dengan kemungkinan menggeser pemain lain untuk mengawal pergerakan penyerang sayap lincah PSG, Khvicha Kvaratskhelia.
“Malo sedang sakit hari ini, jadi kita akan membahasnya besok,” ujar Rosenior
Baca juga: Neto Terancam Sanksi UEFA Usai Insiden Dorong Anak Gawang
Tekanan bagi Rosenior
Cederanya James menambah beban di pundak Liam Rosenior yang masa depannya mulai dispekulasikan setelah rentetan hasil negatif di kompetisi domestik.
Dengan Chelsea yang kini berada di posisi keenam klasemen Premier League, Liga Champions dan FA Cup menjadi harapan tersisa untuk meraih prestasi musim ini.
Namun, sejarah mencatat bahwa membalikkan defisit tiga gol melawan tim yang dihuni pemain sekaliber Vitinha dan Ousmane Dembele adalah tugas yang hampir mustahil, terutama tanpa kehadiran sang bek sayap andalan sekaligus kapten kesayangan publik London Barat.