Upaya Manchester City untuk melakukan comeback legendaris di Etihad Stadium berakhir dengan kepahitan. Raksasa Spanyol, Real Madrid, menunjukkan kelasnya dengan memetik kemenangan 2-1 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3) dini hari. Hasil ini memastikan langkah Los Blancos ke perempat final dengan kemenangan agregat telak 5-1.

Meskipun Pep Guardiola menyerukan keyakinan sebelum laga, petaka bagi tuan rumah sudah dimulai sejak pertengahan babak pertama, memaksa mereka bermain dengan sepuluh orang dalam situasi yang sudah sangat sulit.

Petaka Bernardo Silva di Menit ke-22

Manchester City sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi, memaksa Thibaut Courtois melakukan serangkaian penyelamatan gemilang dari upaya Rayan Cherki dan Rodri. Namun, dinamika pertandingan berubah total pada menit ke-22.

Baca juga: Guardiola Tegaskan City Siap Comeback Lawan Madrid

Sebuah serangan balik cepat Real Madrid diakhiri dengan tembakan Vinicius Junior yang membentur tiang gawang. 

Bola rebound kembali disambar oleh Vinicius, namun bola yang meluncur ke gawang kosong diblok oleh sikut Bernardo Silva. 

Setelah peninjauan VAR yang cukup lama, wasit Clément Turpin menunjuk titik putih dan memberikan kartu merah langsung kepada kapten City tersebut. Vinicius Junior yang maju sebagai algojo dengan tenang menaklukkan Gianluigi Donnarumma.

Haaland Beri Harapan Palsu

Bermain dengan sepuluh orang tidak memadamkan semangat juang The Citizens. Sebelum turun minum, tepatnya di menit ke-41, Erling Haaland berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan tarik dari Jeremy Doku.

Gol tersebut sempat membangkitkan gairah di tribun Etihad. Di awal babak kedua, City terus menekan dan hampir membalikkan keadaan di malam itu lewat peluang emas Haaland, namun kiper pengganti Andriy Lunin, yang masuk menggantikan Courtois di jeda babak, tampil luar biasa dengan mementahkan peluang demi peluang tuan rumah.

Vinicius Mengunci Kemenangan

Di tengah upaya City yang semakin agresif, lini pertahanan mereka meninggalkan lubang besar. Setelah gol Jeremy Doku dan Rayan Ait-Nouri dianulir karena offside, Real Madrid akhirnya memberikan pukulan terakhir di masa injury time (90+3').

Melalui umpan silang akurat dari Aurélien Tchouaméni, Vinicius Junior melepaskan tembakan half-volley yang bersarang di pojok gawang Donnarumma. Gol kedua Vinicius malam itu sekaligus menjadi penutup tirai bagi perjalanan City di Liga Champions musim ini.

Baca juga: Sindir Kritikus Usai Bungkam City, Alexander-Arnold: Bukannya Kami yang Harusnya Dibantai?

Reaksi Pasca-Laga

"Oke, 3-0, itu hampir mustahil, tapi cobalah," kata Guardiola. "Dan kami hampir berhasil... tapi ya, 5-1, selamat lagi untuk Madrid.

“Masa depan akan cerah, musim depan kami akan kembali."

Sementara itu, manajer Real Madrid, Álvaro Arbeloa, memuji mentalitas timnya. "Pertandingan ini benar-benar sulit melawan tim seperti ini yang memiliki bakat luar biasa," ujar Arbeloa. "Ada kebahagiaan, ada kegembiraan karena penampilan ini dan ini terus berlanjut."

Real Madrid kini menanti hasil antara Bayern Munich dan Atalanta untuk mengetahui lawan mereka di babak delapan besar. Bagi City, fokus kini beralih sepenuhnya ke final Carabao Cup melawan Arsenal akhir pekan ini untuk menyelamatkan musim mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!