Arsenal memastikan diri melangkah ke babak perempat final Liga Champions 2025-26 setelah memetik kemenangan meyakinkan 2-0 atas Bayer Leverkusen di Emirates Stadium, Rabu (18/3) dini hari.

Sepakan memukau dari Eberechi Eze dan gol tendangan khas Declan Rice menjadi pembeda, saat pasukan Mikel Arteta mengamankan kemenangan agregat 3-1 untuk melaju ke delapan besar selama tiga musim berturut-turut.

Momen Ajaib Eze

Setelah hasil imbang 1-1 yang alot di Jerman pekan lalu, ketegangan di London Utara sangat terasa selama setengah jam pertama yang tanpa gol. 

Leverkusen, di bawah asuhan Kasper Hjulmand, tampil terorganisir dan disiplin, terutama sang kiper Janis ‌Blaswich yang tampil gemilang menahan gempuran tuan rumah.

Baca juga: Arteta Serukan Performa Tanpa Cela di Emirates Saat Arsenal Jamu Leverkusen

Namun, pada menit ke-36, kebuntuan akhirnya pecah melalui momen brilian individu. Menerima umpan dari Leandro Trossard dengan posisi membelakangi gawang, Eberechi Eze melakukan putaran balik yang luar biasa untuk mengecoh penjaganya sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang keras dari jarak 25 meter. 

Bola menukik tajam dan membuat Blaswich tak berkutik saat bola bersarang di pojok atas gawang. Itu adalah gol perdana Eze di Liga Champions, dan datang di momen yang sempurna untuk membakar semangat publik Emirates.

Rice Menegaskan Dominasi

Arsenal menolak untuk bermain aman setelah jeda antarbabak. Saat Leverkusen mencoba bermain lebih terbuka untuk mencari gol penyeimbang, mereka justru meninggalkan celah bagi skema counter-pressing Arsenal yang tanpa ampun.

Gabriel dua kali mengancam dengan sundulan dari sepak pojok khasnya dan Blaswich tampil luar biasa dengan dua kali menggagalkan peluang Trossard dan juga menepis tendangan bebas Rice.

Tepat setelah laga berjalan satu jam, Rice secara efektif mengakhiri perlawanan tim tamu. Gelandang timnas Inggris tersebut memotong sapuan bola yang kurang sempurna di tepi kotak penalti, merangsek maju ke ruang kosong, dan melepaskan tembakan rendah yang presisi ke pojok kanan bawah. 

Gol tersebut, yang kelima bagi Rice musim ini, menjadi bukti pengaruhnya yang kian besar di lini serang sekaligus memberikan keunggulan dua gol yang dibutuhkan Arsenal untuk mengendalikan sisa laga.

Tembok Pertahanan yang Kokoh

Meski ada gempuran di menit-menit akhir dari tim tamu, termasuk penyelamatan akrobatik satu tangan dari David Raya untuk menggagalkan peluang Christian Kofane, lini belakang Arsenal tetap tidak tergoyahkan. 

Baca juga: Rooney Beri Pesan untuk Dowman usai Cetak Rekor Pencetak Gol Termuda

William Saliba dan Gabriel tampil imperius, memenangkan mayoritas duel mereka dan memastikan Arsenal mencatatkan clean sheet ke-25 dalam musim luar biasa di semua kompetisi.

Hasil ini melanjutkan rekor kandang 100% Arsenal di Eropa musim ini dan menjaga peluang mereka untuk meraih trofi di empat kompetisi sekaligus.

Langkah Selanjutnya

The Gunners kini akan menghadapi Sporting CP di babak perempat final, setelah klub asal Portugal tersebut menyingkirkan Bodø/Glimt. 

Sebelum petualangan Eropa berlanjut pada bulan April, anak asuh Arteta akan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik, bertandang ke Wembley hari Minggu ini untuk laga final Carabao Cup yang krusial melawan Manchester City.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!