Mimpi Chelsea untuk melakukan comeback ajaib di Liga Champions berubah menjadi mimpi buruk di hadapan publik sendiri. Paris Saint-Germain tampil begitu dominan dan tanpa ampun melibas tuan rumah dengan skor 0-3 pada leg kedua babak 16 besar di Stamford Bridge, Rabu (18/3) dini hari WIB. Hasil ini memastikan sang juara bertahan melaju ke perempat final dengan kemenangan agregat yang memalukan bagi Chelsea, 8-2.

Kekalahan ini tercatat sebagai kekalahan agregat terbesar sepanjang sejarah partisipasi Chelsea di kompetisi Eropa, sekaligus menambah daftar panjang penderitaan skuad asuhan Liam Rosenior musim ini.

Start Horor di London Barat

Misi Chelsea untuk mengejar defisit tiga gol dari leg pertama langsung berantakan hanya dalam waktu enam menit. 

Berawal dari bola panjang kiper Matvey Safonov, bek muda Mamadou Sarr, yang dipasang sebagai bek kanan darurat, melakukan kesalahan kontrol yang fatal. Khvicha Kvaratskhelia dengan sigap mencuri bola dan melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan Robert Sanchez.

Baca juga: Chelsea Dijatuhi Denda Rp242 Miliar dan Larangan Transfer Akademi

Delapan menit kemudian, Stamford Bridge kembali terdiam. Melalui skema serangan balik cepat yang dipelopori Warren Zaïre-Emery dan Achraf Hakimi, bola jatuh di kaki Bradley Barcola. 

Penyerang sayap asal Prancis itu melepaskan tendangan voli spektakuler yang bersarang di pojok atas gawang, mengubah skor menjadi 2-0 (agregat 7-2) sebelum laga genap berjalan 15 menit.

Cemoohan dan Eksodus Penonton

Dominasi PSG membuat sebagian pendukung tuan rumah mulai memberikan cemoohan setiap kali pemain Chelsea melakukan kesalahan. Puncaknya, pada menit ke-62, pemain pengganti berusia 19 tahun, Senny Mayulu, mencetak gol ketiga PSG setelah memanfaatkan umpan tarik Kvaratskhelia.

Melihat timnya tertinggal 0-3, ribuan fans Chelsea mulai meninggalkan stadion lebih awal, sebuah pemandangan yang menyedihkan bagi klub yang pernah merajai Eropa. 

Liam Rosenior mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Liam Delap dan Alejandro Garnacho, namun kokohnya pertahanan PSG yang dikawal Marquinhos membuat setiap peluang Chelsea mentah di tangan Safonov.

Cedera Chalobah Lengkapi Penderitaan

Malam kelam Chelsea ditutup dengan cedera serius yang menimpa Trevoh Chalobah di menit-menit akhir laga. 

Sang bek harus ditandu keluar lapangan akibat cedera pergelangan kaki parah setelah berbenturan dengan Hakimi. Karena Chelsea sudah menghabiskan lima kuota pergantian pemain, mereka terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan 10 orang.

Baca juga: Reece James Absen Bersama Chelsea dalam Laga Hidup-Mati Lawan PSG

"Malam yang berat. Kami tahu ini adalah tugas yang sulit dan memulai pertandingan dengan cara seperti itu... Anda tidak boleh membuat kesalahan di level ini," kata Rosenior kepada TNT.

"Mereka klinis. Gol ketiga, bola memantul dan dia menendang ke sudut atas," kata pelatih, yang sudah berada di bawah tekanan setelah baru dua bulan menjabat. "Mereka tidak membuat kesalahan."

Langkah PSG Selanjutnya

PSG kini menunggu pemenang antara Liverpool dan Galatasaray sebagai lawan mereka di babak perempat final. 

Dengan performa klinis seperti ini, tim asuhan Luis Enrique semakin mengukuhkan status mereka sebagai favorit utama untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!