Tottenham Hotspur Depak Igor Tudor Setelah Hanya 44 Hari
Tottenham Hotspur kembali terperosok ke dalam ketidakpastian setelah mengumumkan bahwa pelatih kepala Igor Tudor telah meninggalkan klub dengan kesepakatan bersama. Keputusan mengejutkan ini diambil pada Minggu (29/03/2026) sore waktu setempat, mengakhiri masa jabatan Tudor yang hanya berlangsung selama 44 hari atau tujuh pertandingan saja.
Keluarnya pelatih asal Kroasia tersebut terjadi di tengah ancaman degradasi yang semakin nyata bagi The Lilywhites, yang kini hanya terpaut satu poin di atas zona merah Liga Primer Inggris.
Periode Singkat yang Penuh Gejolak
Igor Tudor ditunjuk pada 13 Februari lalu untuk menggantikan Thomas Frank dengan harapan bisa memberikan dampak instan. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain.
Baca juga: Postecoglou Yakin Bisa Bangkit Meski Babak Belur di Premier League
Di bawah asuhan mantan pelatih Juventus tersebut, Tottenham hanya mampu meraih satu poin dari lima pertandingan liga saat hasil imbang 1-1 di kandang Liverpool, dan menderita kekalahan beruntun dari Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace.
Puncak dari krisis ini terjadi pekan lalu saat Spurs dihancurkan 3-0 oleh sesama tim papan bawah, Nottingham Forest, di kandang sendiri. Selain itu, Spurs juga tersingkir dari babak 16 besar Champions League, usai kalah agregat 5-7 melawan Atletico Madrid.
Kekalahan tersebut tidak hanya memperburuk posisi klub di klasemen, tetapi juga diiringi kabar duka personal bagi Tudor; ayahnya, Mario, meninggal dunia sesaat setelah laga usai.
Dalam pernyataan resminya, Tottenham menyampaikan dukungan moril kepada Tudor.
“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa telah disepakati bersama agar Pelatih Kepala Igor Tudor meninggalkan Klub dengan segera,” tulis Spurs dalam pernyataan resminya.
“Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci juga telah meninggalkan peran mereka masing-masing sebagai Pelatih Kiper dan Pelatih Fisik.
Baca juga: Pochettino Akui Rindu Inggris, Sinyal Kembali ke Premier League Menguat
“Kami berterima kasih kepada Igor, Tomislav, dan Riccardo atas upaya mereka selama enam minggu terakhir, di mana mereka bekerja tanpa lelah. Kami juga turut berduka cita atas kehilangan yang baru-baru ini dialami Igor dan mengirimkan dukungan kami kepadanya dan keluarganya di masa sulit ini.
“Informasi terbaru mengenai Pelatih Kepala baru akan diberikan pada waktunya.”
Siapa Penyelamat Spurs Berikutnya?
Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa musim ini, manajemen Spurs kini berpacu dengan waktu untuk mencari nakhoda baru. Asisten pelatih Bruno Saltor akan memimpin sesi latihan sementara, namun rumor mengenai pengganti tetap sudah mulai memanas.
Nama Roberto De Zerbi muncul sebagai kandidat terkuat. Mantan pelatih Brighton tersebut dikabarkan sedang dalam pembicaraan mengenai kontrak jangka panjang, meskipun beberapa kelompok suporter menyuarakan keberatan terkait komentar masa lalunya.
Selain De Zerbi, nama-nama berpengalaman seperti Sean Dyche dan mantan pelatih Spurs Mauricio Pochettino juga mulai disebut-sebut sebagai opsi penyelamat.
Baca juga: Solanke Sebut Petaka Spurs di Madrid Kejadian yang Sangat Langka
Dampak bagi Masa Depan Klub
Kepergian Tudor menandai pergantian manajer ketiga bagi Tottenham musim ini setelah Ange Postecoglou dan Thomas Frank. Ketidakstabilan di kursi kepelatihan ini membuat para pendukung khawatir akan potensi degradasi pertama klub sejak tahun 1977.
Pertandingan berikutnya bagi Tottenham adalah laga tandang krusial melawan Sunderland pada 12 April mendatang. Manajemen klub menargetkan sudah memiliki pelatih baru sebelum skuad kembali dari jeda internasional.