Spurs Gagal Lolos ke Perempat Final Meski Tundukkan Atletico 3-2
Tottenham Hotspur Stadium menjadi saksi perjuangan heroik yang berakhir dengan kepedihan bagi tuan rumah. Meski berhasil memetik kemenangan 3-2 atas Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (19/3) dini hari, langkah The Lillywhites harus terhenti karena kalah agregat 5-7.
Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama bagi pelatih interim Igor Tudor, namun defisit tiga gol dari kekalahan 2-5 di Madrid pada leg pertama terbukti menjadi misi yang mustahil.
Harapan yang Sempat Menyala
Tottenham memulai laga dengan determinasi tinggi, sadar bahwa mereka butuh keajaiban.
Harapan tersebut mulai berbentuk pada menit ke-30 ketika Randal Kolo Muani melompat paling tinggi untuk menyambut umpan silang Mathys Tel. Sundulan tajamnya merobek jala Juan Musso, yang menggantikan Jan Oblak yang cedera, dan mengubah skor menjadi 1-0.
Baca juga: Liverpool 1-1 Spurs: Gol Menit Akhir Richarlison Paksa Hasil Imbang
Namun, Atletico Madrid besutan Diego Simeone menunjukkan mentalitas baja mereka. Tepat setelah jeda, sebuah serangan balik kilat yang diinisiasi Ademola Lookman diselesaikan dengan sempurna oleh Julian Alvarez. Gol tersebut sempat membungkam riuh rendah pendukung tuan rumah.
Drama Xavi Simons
Spurs tidak menyerah. Hanya berselang lima menit, bintang muda Xavi Simons kembali menghidupkan asa lewat tembakan melengkung indah dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok bawah gawang. Skor 2-1 (agregat 4-6) membuat atmosfer stadion kembali membara.
Naas bagi Spurs, saat mereka mengerahkan segala daya untuk mencari gol ketiga, Atletico justru berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi sepak pojok di menit ke-75. Bek David Hancko mencetak gol lewat sundulan jarak dekat yang secara efektif mengunci nasib Tottenham di kompetisi ini.
Meski demikian, laga berakhir dengan kemenangan hiburan bagi tuan rumah setelah Xavi Simons mencetak gol keduanya melalui titik penalti pada menit ke-90, menyusul pelanggaran Jose Maria Gimenez terhadap dirinya sendiri.
Baca juga: Solanke Sebut Petaka Spurs di Madrid Kejadian yang Sangat Langka
Statistik dan Kebangkitan Julian Alvarez
Meskipun kalah pada malam itu, Julian Alvarez menahbiskan dirinya sebagai bintang dalam babak 16 besar ini. Penyerang Argentina tersebut menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mampu mencetak gol dan memberikan assist di kedua leg fase gugur Liga Champions.
Di sisi lain, Igor Tudor boleh sedikit berbangga dengan performa timnya yang melepaskan 18 tembakan (11 tepat sasaran) dengan nilai Expected Goals (xG) mencapai 2.45.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid melaju ke babak perempat final untuk menghadapi rival domestik mereka, Barcelona, yang di hari yang sama menghancurkan Newcastle United. Duel klasik sesama tim La Liga ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling taktis di babak delapan besar nanti.