Kursi kepelatihan di Serie A kembali memanas. Bologna resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah mencapai kesepakatan bersama dengan sang pelatih kepala, Vincenzo Italiano, untuk mengakhiri kontraknya lebih awal. Pengumuman ini menyudahi masa bakti dua tahun yang penuh dinamika di Stadio Renato Dall'Ara.  

Juru taktik berusia 48 tahun itu sebenarnya masih terikat kontrak bersama kubu Rossoblu hingga Juni 2027 setelah sempat menandatangani perpanjangan kontrak tahun lalu. Namun, pihak klub menjelaskan bahwa Italiano sendiri yang merasa bahwa siklusnya di Emilia-Romagna telah selesai.  

Akhir dari Era Bersejarah

Meski musim 2025/26 berakhir sedikit antiklimaks bagi Bologna dengan finis di peringkat kedelapan Serie A dan terlempar dari zona kompetisi Eropa hanya dengan selisih tiga poin, nama Italiano akan tetap tertulis dengan tinta emas dalam buku sejarah klub.

Baca juga: Gol Telat Orsolini Pastikan Kemenangan Bologna di Kandang Atalanta

Datang pada tahun 2024 untuk menggantikan Thiago Motta, mantan arsitek Fiorentina ini langsung mempersembahkan keajaiban di musim pertamanya. Ia memimpin Bologna merengkuh trofi Coppa Italia pada 14 Mei 2025 setelah menumbangkan AC Milan 1-0 di partai final. Trofi tersebut merupakan gelar mayor pertama yang diraih klub setelah menanti selama 51 tahun.  

Pada musim kedua yang baru saja usai, Italiano juga berhasil membawa tim melaju hingga babak perempat final Liga Europa, sebelum akhirnya dihentikan oleh sang jawara turnamen, Aston Villa. 

“Bologna FC 1909 mengumumkan bahwa kesepakatan bersama telah tercapai dengan Vincenzo Italiano untuk mengakhiri kontraknya,” tulis Bologna.

“Italiano memberi tahu Klub bahwa ia percaya waktunya di Bologna telah berakhir setelah dua musim yang ditandai dengan hasil yang sangat baik, terlepas dari peluang profesional di masa depan.

“Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Vincenzo atas semangat dan dedikasi yang telah ia tunjukkan dalam menjalankan pekerjaannya selama bertahun-tahun ini, yang akan tetap menjadi bagian dari sejarah Klub, terutama untuk kemenangan Coppa Italia pada 14 Mei 2025.

“Bologna FC 1909 menyampaikan harapan terbaiknya kepada Italiano dan stafnya untuk babak selanjutnya dalam karier mereka.”

Efek Domino dan Rumor Panas ke Napoli

Kepergian Italiano langsung memicu spekulasi besar di bursa transfer manajerial Italia. Kursi pelatih Napoli saat ini tengah lowong setelah Antonio Conte memutuskan mundur dari posisinya pekan lalu, dan nama Italiano langsung mencuat sebagai salah satu kandidat terkuat untuk merapat ke Stadio Diego Armando Maradona.

Baca juga: Italiano Ungkap Alasan Cadangkan Rowe dan Teka-teki Masa Depan di Bologna

Namun, laporan internal dari media-media Italia mengindikasikan bahwa perburuan ini tidak akan berjalan mudah bagi Italiano. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, kabarnya juga sedang menjalin komunikasi intensif dengan Massimiliano Allegri, yang baru saja didepak dari AC Milan akhir musim ini.  

Bagi Bologna sendiri, manajemen klub dipaksa bergerak cepat mencari suksesor demi menjaga momentum skuad yang sudah dibangun dalam dua tahun terakhir. Italiano sendiri optimistis dengan masa depan mantan klubnya tersebut. 

“Anda berada di tangan yang tepat, klub ini akan benar-benar berkembang. Kita berbicara dengan tenang hari ini, seperti yang selalu kita lakukan. Dan saya ulangi: Forza Bologna dan salam terbaik saya untuk semua orang,” katanya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!