Salah Dapat Peringatan, Jangan Pindah ke MLS Jika Ingin Dilupakan
Direktur teknis tim nasional Mesir, Ibrahim Hassan, secara terbuka memperingatkan Mohamed Salah terkait masa depannya setelah meninggalkan Liverpool. Hassan menyarankan sang bintang untuk menghindari kepindahan ke Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, dengan alasan bahwa kompetisi tersebut akan membuat profil global Salah meredup dan terlupakan oleh publik sepak bola dunia.
Pernyataan ini muncul menyusul pengumuman mengejutkan bahwa Salah akan mengakhiri masa bakti sembilan tahunnya di Anfield pada akhir musim 2025/2026. Meski Komisaris MLS, Don Garber, telah menyatakan ketertarikannya untuk memboyong kapten Mesir tersebut ke Amerika, pihak manajemen tim nasional Mesir justru memiliki pandangan yang jauh berbeda.
Jangan Pindah ke MLS
Dalam wawancara dengan On Sport, Ibrahim Hassan menekankan pentingnya bagi Salah untuk tetap berkompetisi di level tertinggi.
Baca juga: Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini
Menurutnya, pindah ke liga seperti MLS akan menjauhkan Salah dari radar penggemar sepak bola sejati, bahkan ia membandingkan situasi tersebut dengan apa yang dialami Lionel Messi saat ini.
"Secara pribadi, saya lebih suka dia tetap di Eropa," ujar Hassan. "Saya telah mendengar tentang tawaran dari Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan klub-klub di liga Italia.
“Jika dia pindah ke MLS, dia akan terlalu jauh dari sorotan. Anda tidak akan mengingat Salah lagi, sama seperti saya tidak lagi mengingat Messi sekarang; saya bahkan tidak mencoba untuk menontonnya."
Komentar pedas ini menyoroti kekhawatiran bahwa kepindahan ke Amerika Serikat akan dianggap sebagai langkah pensiun dini bagi pemain yang, meski sudah berusia 33 tahun, dianggap masih mampu bersaing dengan pemain elit di Liga Champions.
Saudi Pro League Jadi Alternatif
Meskipun memprioritaskan Eropa, Hassan memberikan pengecualian jika Salah memutuskan untuk meninggalkan benua tersebut.
Ia menyebut Saudi Pro League sebagai destinasi yang lebih layak dibandingkan Amerika Serikat jika tawaran dari klub-klub besar Eropa tidak terealisasi.
"Jika dia tidak menerima tawaran dari Eropa, maka pindah ke liga Arab Saudi akan menjadi pilihan yang baik," tambah saudara kembar pelatih kepala Mesir, Hossam Hassan tersebut.
"Terutama dengan adanya nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo di sana."
Saat ini, Salah tengah menjalani pemulihan cedera dan absen dari kamp pelatihan tim nasional Mesir yang sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.
Tanpa kehadiran bintang utamanya, Mesir baru saja memetik kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi dalam laga uji coba dan dijadwalkan menghadapi Spanyol di Barcelona pada hari Rabu (1/4).
Baca juga: Tribut Emosional Robertson, Sebut Salah yang Terhebat Sepanjang Masa
Teka-Teki Masa Depan Salah
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai pelabuhan berikutnya bagi pemain yang telah mencetak 255 gol untuk Liverpool tersebut.
Agen Salah, Ramy Abbas Issa, juga baru-baru ini menegaskan melalui media sosial bahwa belum ada keputusan resmi yang diambil mengenai klub baru kliennya untuk musim depan.
Dengan kontrak yang akan segera berakhir, spekulasi mengenai masa depan The Egyptian King dipastikan akan terus memanas, terutama dengan adanya tekanan dari otoritas sepak bola negaranya agar ia tetap bertahan di panggung utama sepak bola Eropa.