Winger andalan Arsenal, Bukayo Saka, menegaskan bahwa keberhasilan timnya menjuarai Premier League musim 2025–26 telah membungkam semua pihak yang selama ini meremehkan The Gunners. Pernyataan emosional ini disampaikan Saka usai Arsenal menutup musim dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu malam.  

Gelar juara ini sekaligus mengakhiri dahaga panjang Arsenal selama 22 tahun sejak era legendaris The Invincibles pada 2004 silam. Bagi Saka, trofi ini adalah puncak dari proses panjang yang luar biasa, mengingat ia telah mengawal klub ini sejak masa-masa terpuruk beberapa tahun lalu.  

Kenangan Kelam Desember 2020

Usai prosesi angkat trofi yang meriah, pemain berusia 24 tahun itu merefleksikan kembali perjalanan emosionalnya bersama Arsenal. Saka mengenang momen pada Desember 2020, ketika ia yang masih remaja mengunggah pesan pilu di media sosial setelah Arsenal terlempar ke peringkat ke-15 klasemen dengan hanya mengemas empat kemenangan.  

Baca juga: Arsenal Rayakan Gelar Juara Premier League di Selhurst Park

Kala itu, Saka mengunggah foto dirinya yang tampak sangat terpukul dengan takarir singkat: "You deserve more Arsenal fans" (Kalian layak mendapatkan yang lebih baik, fans Arsenal).  

"Saat itu saya berada di tempat yang sangat gelap," ungkap Saka kepada legenda Arsenal, Ian Wright, dalam wawancara pascalaga di Sky Sports. "Jelas saya tahu apa yang telah kalian lakukan untuk klub ini dan di mana klub ini berada di masa lalu, dan pada saat itu, kami berada di titik terendah dan sangat jauh dari level yang menurut saya seharusnya dicapai Arsenal. 

Saka menambahkan bahwa ejekan yang terus-menerus diterima klubnya selama bertahun-tahun, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial, menjadi bahan bakar bagi skuad asuhan Mikel Arteta untuk bangkit. 

“Saya tahu dari sekolah, dari media sosial, ejekan dan apa yang orang katakan tentang Arsenal, bagaimana mereka menertawakan kami. Pada saat itu saya hanya ingin mengungkapkannya dalam sebuah unggahan. Itulah yang saya rasakan saat itu. Tapi sekarang sudah selesai. Tidak ada lagi lelucon. Ini waktu kita,” tegas Saka.

Berdiri di Dalam Mimpi

Keberhasilan mengunci gelar juara Premier League sebenarnya sudah dipastikan di pertengahan pekan setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth. Namun, mengangkat trofi langsung di depan pendukung setia pada hari Minggu terasa sangat luar biasa bagi jebolan akademi Hale End tersebut.  

Saka bahkan sempat tertangkap kamera merayakan momen emosional di pusat latihan klub bersama rekan setimnya, Jurriën Timber, di depan replika trofi Premier League yang khusus dinyalakan setelah mereka resmi menjadi juara.  

Baca juga: Arteta Akui Tak Kuat Nonton Man City Saat Arsenal Segel Gelar Juara Premier League

"Saya baru saja berkata kepada JT (Jurriën Timber), kita sedang berdiri di dalam mimpi kita sendiri," kata Saka dengan mata berkaca-kaca.  

Dengan selesainya kompetisi domestik, fokus Arsenal kini sepenuhnya beralih ke Budapest untuk menghadapi Paris Saint-Germain di final Champions League pekan depan. Ambisi mencetak sejarah dengan raihan gelar Double kini berada di depan mata bagi generasi baru London Utara yang menolak untuk kembali diremehkan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!