Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini
Anfield bersiap mengucapkan perpisahan paling emosional dalam satu dekade terakhir. Megabintang Liverpool, Mohamed Salah, secara resmi mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/26. Pengumuman ini menandai berakhirnya pengabdian sembilan tahun yang penuh dengan rekor, trofi, dan sejarah.
Kabar mengejutkan ini dirilis melalui pernyataan resmi klub dan video perpisahan pribadi sang pemain di media sosial pada Selasa (24/3) malam. Meski kontraknya baru akan berakhir pada 2027, kedua belah pihak sepakat untuk memutus kerja sama satu tahun lebih awal guna memberikan transparansi penuh kepada para pendukung.
Akhir dari Era Emas
Bergabung dari AS Roma pada musim panas 2017, Salah telah bertransformasi dari pemain sayap berbakat menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah The Reds.
Baca juga: Slot Tepis Rumor dan Konfirmasi Kembalinya Salah untuk Laga Marseille
Selama sembilan musim, "Sang Raja Mesir" telah mempersembahkan hampir semua trofi bergengsi, termasuk dua gelar Premier League (2020 dan 2025) serta satu trofi Liga Champions (2019).
Hingga saat ini, Salah telah mencatatkan 255 gol dalam 435 penampilan, menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool, hanya di bawah Ian Rush dan Roger Hunt.
"Sayangnya hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya," kata Salah. "Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim.
"Saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, orang-orang ini, akan menjadi bagian dari hidup saya," tambah pemain berusia 33 tahun itu.
"Liverpool bukan hanya klub sepak bola, itu adalah gairah, itu adalah sejarah, itu adalah semangat. Saya tidak bisa menjelaskannya dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini. Kami merayakan kemenangan, kami memenangkan trofi terpenting, dan kami berjuang bersama melalui masa-masa tersulit dalam hidup kami."
Musim Menantang dan Hubungan dengan Slot
Keputusan Salah untuk hengkang diyakini dipengaruhi oleh musim 2025/26 yang penuh gejolak. Setelah membantu Liverpool meraih gelar liga ke-20 musim lalu, performa Salah menurun drastis musim ini dengan hanya mencetak 10 gol dari 34 laga di semua kompetisi.
Hubungannya dengan manajer Arne Slot juga sempat memanas pada Desember lalu, di mana Salah secara terbuka mengkritik klub karena merasa dijadikan kambing hitam atas merosotnya performa tim.
Meski hubungan keduanya dikabarkan telah membaik setelah pembicaraan empat mata, keputusan untuk berpisah secara baik-baik dianggap sebagai jalan terbaik bagi transisi klub.
Baca juga: Wayne Rooney Sebut Reaksi Mo Salah Hancurkan Warisan di Liverpool
Status Free Agent dan Masa Depan
Salah akan meninggalkan Anfield dengan status free agent pada bulan Juni mendatang. Meskipun belum ada konfirmasi mengenai pelabuhan berikutnya, spekulasi kencang mengaitkannya dengan kepindahan ke Arab Saudi, di mana Al-Ittihad dilaporkan telah menyiapkan tawaran kontrak fantastis sejak musim lalu.
Namun, fokus utama pemain berusia 33 tahun itu tetap pada sisa musim ini. Liverpool saat ini masih berjuang di perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain dan akan menghadapi Manchester City di perempat final FA Cup awal April mendatang.
"Pergi bukanlah hal yang mudah," kata Salah. "Kalian telah memberikan saya waktu terbaik dalam hidup saya, saya akan selalu menjadi bagian dari kalian. Klub ini akan selalu menjadi rumah bagi saya dan keluarga saya. Terima kasih untuk semuanya. Karena kalian semua, saya tidak akan pernah berjalan sendirian."