Manajer Everton, David Moyes, memiliki perasaan campur aduk setelah timnya dipaksa menyerah 0-1 oleh Manchester United di Hill Dickinson Stadium, Selasa (24/2) dini hari WIB. Meski memuji semangat juang anak asuhnya, Moyes secara terbuka menyoroti perbedaan kualitas individu yang menjadi pembeda pada laga tersebut.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi publik Merseyside, mengingat Everton sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang ketimbang tim tamu. Namun, serangan balik kilat United yang diselesaikan oleh Benjamin Sesko di menit ke-71 menjadi satu-satunya gol yang tercipta.

Kurang Penyelesaian Akhir

Dalam wawancara pascapertandingan dengan Sky Sports, Moyes menyesalkan kurangnya penyelesaian akhir pada laga tersebut.

"Saya tidak senang dengan skornya. Kita harus memenangkan pertandingan jika ingin melaju. Kita belum melakukannya sebanyak yang kita inginkan, terutama di kandang,” kata Moyes.

Baca juga: Sesko Jadi Pahlawan Lagi, Man Utd Tembus Empat Besar Usai Bekuk Everton

"Namun, dari segi performa, kita kalah tipis dari Manchester United. Kita menang tipis atas mereka di Old Trafford awal musim ini. Kita yang merayakan kemenangan saat itu; sekarang giliran mereka.”

"Secara umum saya pikir kita bermain sangat baik di banyak aspek. Kita kebobolan melalui serangan balik, tetapi saya pikir kita telah berusaha keras untuk mencetak gol tetapi kurang memiliki kualitas untuk mewujudkannya."

Moyes juga mengungkapkan kekesalannya terhadap organisasi pertahanan timnya saat gol terjadi.

"Saya sudah melihatnya. Kami memiliki gelandang yang mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Kami memiliki bek kiri di sana. Kami hanya kurang terorganisir saat tanpa bola,” tambahnya.

"Saya harus memuji mereka atas serangan cepat mereka, tetapi kami telah melihat mereka melakukannya baru-baru ini. Mereka melakukannya dengan sangat baik. Mereka memiliki pemain depan yang memiliki kemampuan untuk berlari cepat dan menciptakan peluang.”

"Sebagian besar pertandingan kami mengontrolnya dengan cukup baik, tetapi pada saat itu kami lengah dan memberi mereka kesempatan itu."

Pujian untuk Kiper Lawan

Selain mengkritik efektivitas timnya sendiri, Moyes memberikan apresiasi khusus bagi kiper muda United, Senne Lammens. 

Kiper asal Belgia itu melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan keras Michael Keane dan menunjukkan dominasi luar biasa dalam memotong setiap tendangan sudut Everton.

“Dia benar-benar brilian untuk mereka malam ini. Kiper itu, penyelamatan yang dia lakukan dari Michael Keane, cara dia mengatasi tendangan sudut, Anda tahu, ada tekanan besar pada mereka, dan kami berharap kami bisa mendapatkan sedikit peluang dari salah satunya,” jelasnya.

“Saya pikir kiper mereka bermain sangat baik malam ini. Bagi saya, dia adalah pemain terbaik mereka malam ini.”

Baca juga: Carrick Puji Penyelesaian Maut Sesko usai MU Menang di Markas Everton

Kutukan Kandang yang Berlanjut

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Everton di stadion baru mereka. The Toffees hanya menang empat kali dalam laga kandang di Premier Leauge, di mana empat lainnya berakhir dengan hasil imbang, dan enam kali berakhir dengan kekalahan. 

Statistik ini sangat kontras dengan performa tandang mereka yang merupakan salah satu yang terbaik di liga musim ini.

Moyes menegaskan bahwa timnya harus segera menemukan cara untuk meraih poin di hadapan pendukung sendiri jika ingin menjaga harapan lolos ke kompetisi Eropa musim depan tetap hidup. Saat ini, Everton tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara, terpaut delapan poin dari zona empat besar.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!