Pep Guardiola memuji karakter pantang menyerah Manchester City setelah bangkit dari ambang kekalahan saat melawan Everton, namun sang manajer mengakui bahwa kendali perburuan gelar Premier League kini telah lepas dari tangan mereka. Gol penyama kedudukan Jérémy Doku pada menit ke-97 menyelamatkan satu poin dalam hasil imbang 3-3 yang kacau, namun hasil ini membuat City kini tertinggal lima poin di belakang Arsenal.  

Meski City masih mengantongi satu tabungan pertandingan, hasil di Hill Dickinson Stadium pada Selasa (5/5) dini hari WIB tersebut secara efektif memberikan keuntungan psikologis dan matematis bagi skuad asuhan Mikel Arteta di sisa tiga pekan terakhir.  

Pujian di Tengah Kekecewaan

Berbicara setelah pertandingan, Guardiola tampak bangga sekaligus realistis. Timnya sempat unggul melalui Doku di babak pertama sebelum kolaps dan tertinggal 3-1 akibat dua gol Thierno Barry dan sundulan Jake O'Brien.  

“Satu poin lebih baik daripada tidak sama sekali, tetapi akan lebih baik jika kami memenangkan pertandingan,” kata Guardiola. “Banyak hal yang terjadi – kesulitan lawan, cara bermain mereka yang sangat agresif.

Baca juga: John Stones Konfirmasi Tinggalkan Manchester City Pada Akhir Musim

“Kami tenang di babak pertama dan setelah mereka meningkatkan permainan [di babak kedua] mungkin kami tidak memiliki niat seperti di babak pertama. Gol kedua dan ketiga kami luar biasa dan kami mendapatkan satu poin.

Namun, nada bicaranya berubah ketika ditanya mengenai peluang gelar juara. “Sebelumnya ada di tangan kami dan di tangan Arsenal, dan sekarang tidak lagi di tangan kami. Tetapi kami akan menghadapi Brentford pada hari Sabtu dan kami akan terus maju dan kita lihat apa yang terjadi.”

Runtuhnya Benteng Donnarumma

Lini pertahanan City, yang biasanya menjadi fondasi kesuksesan mereka, terlihat rapuh dalam kurun waktu 13 menit yang krusial di babak kedua. Gianluigi Donnarumma dipaksa bekerja keras menghadapi serangan balik kilat Everton yang dipimpin oleh Thierno Barry.  

Guardiola membela performa timnya secara keseluruhan meski kebobolan tiga gol. "Ini tidak mudah karena mereka bermain sangat baik dalam bertahan, dengan 10 pemain di sana dan transisi dengan Beto bersama Dewsbury-Hall. Bermain tandang melawan Everton selalu sulit dan saya memberikan pujian kepada mereka atas ketenangan dan agresivitas mereka,” ujarnya.

Baca juga: Pogba: Bruno Fernandes Tembus Tiga Besar Ballon d'Or Jika Main di Man City

"Kita harus melakukannya dalam empat pertandingan yang kita miliki di Liga Primer. Akan cukup mirip saat melawan Brentford. Kita lihat saja apa yang terjadi."

Skenario Perebutan Gelar

Dengan hasil imbang ini, Arsenal memimpin klasemen dengan 76 poin dari 35 pertandingan, sementara City membuntuti dengan 71 poin dari 34 pertandingan. 

Secara matematis, Arsenal hanya perlu memenangkan sisa laga mereka untuk memastikan gelar juara tetap berada di London Utara, terlepas dari apa pun hasil yang diraih City di laga tunda mereka.  

City akan menjamu Brentford pada hari Sabtu mendatang dengan misi wajib menang, sembari berharap Arsenal terpeleset dalam laga-laga krusial mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!