"Bukan Anak Kecil", Van Dijk Pasang Badan Bela Pola Latihan Liverpool
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, memberikan tanggapan keras terhadap kritik yang membanjiri media sosial terkait rezim latihan timnya setelah kekalahan menyakitkan 3-2 dari Manchester United pada hari Minggu kemarin. Di tengah sorotan tajam publik mengenai libur para pemain, sang bek tengah menegaskan bahwa skuad asuhan Arne Slot tetap fokus dan profesional.
Kekalahan di Old Trafford tersebut merupakan kekalahan ke-18 Liverpool di semua kompetisi musim ini, sebuah catatan yang sulit diterima bagi tim yang telah menghabiskan dana sekitar £446 juta untuk memperkuat skuad. Hasil ini membuat The Reds tertahan di posisi keempat klasemen Premier League dengan 58 poin dan menyisakan tiga pertandingan lagi.
Bukan Liburan, Tapi "City Trip"
Kritik di jagat maya memuncak ketika beberapa pemain Liverpool dilaporkan terlihat melakukan perjalanan ke luar kota di tengah jadwal padat. Menanggapi klaim bahwa jadwal latihan tim terlalu ringan, Van Dijk menolak narasi bahwa mereka tidak bekerja keras.
Baca juga: Man United 3-2 Liverpool: Mainoo Pastikan United Kembali ke Liga Champions
"Saya tidak yakin ini liburan. Ini perjalanan kota," kata Van Dijk. "Jika Anda punya satu hari libur - dan Anda tidak punya banyak hari libur - orang-orang memutuskan apa yang ingin mereka lakukan dengan keluarga mereka. Kita bukan anak-anak. Semua orang sudah dewasa."
Van Dijk bahkan membandingkan situasi ini dengan rival mereka, Manchester City, untuk menekankan pentingnya keseimbangan antara kerja keras dan istirahat.
"Saya berharap kita punya beberapa hari libur lagi sesekali karena saya pikir itu berlaku dua arah. Anda lihat Pep Guardiola memberi Manchester City libur tiga hari berturut-turut dalam beberapa minggu terakhir dan mereka tampil cukup baik. Ini tentang menemukan keseimbangan yang tepat,” tambahnya.
“Saya bisa mengerti jika orang berpikir kita tidak berlatih, dan ketika hasilnya tidak ada, itu bisa dilihat sebagai alasan mengapa kita tidak mendapatkan hasil."
Musim yang Tidak Bisa Diterima
Meskipun membela rekan-rekannya dari tuduhan di media sosial, Van Dijk tidak menampik bahwa performa Liverpool musim ini jauh dari standar klub. Setelah tersingkir dari FA Cup di tangan Manchester City dan menderita kekalahan telak dari Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions, Liverpool dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar juara.
Baca juga: Karier Belum Berakhir, Salah Masih Bisa Bela Liverpool di Penghujung Musim
"Saya ingin masalah ini terselesaikan," tambah Van Dijk. "Saya ingin kita merasakan apa yang telah saya alami selama berada di sini. Saya ingin kita sukses... Kita harus menyadari bahwa musim depan, musim ini tidak bisa diulangi. Ini tidak dapat diterima."
Fokus ke Chelsea
Kekalahan dari United juga diwarnai insiden di luar lapangan, di mana Cody Gakpo mendapat kecaman karena terlihat meminta jersey Casemiro di akhir laga. Namun, fokus utama tim kini beralih sepenuhnya ke laga kandang melawan Chelsea pada hari Sabtu mendatang.
Dengan posisi Liga Champions yang belum sepenuhnya aman, Liverpool tidak punya pilihan lain selain membuktikan di lapangan bahwa "hari libur" mereka tidak mengganggu ambisi klub untuk kembali ke kompetisi elit Eropa.