Napoli Gugur di UCL usai Kalah 2-3 dari Chelsea
Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi bisu berakhirnya perjalanan Eropa Napoli musim ini. Dalam laga pamungkas fase liga Champions League 2025-26 yang penuh drama, Chelsea berhasil mencuri kemenangan tipis 3-2 atas tuan rumah, sekaligus memastikan tempat otomatis di babak 16 besar.
Bagi Antonio Conte, ini adalah malam yang pahit. Menghadapi mantan klubnya dalam laga hidup-mati, Napoli sebenarnya sempat membalikkan keadaan di babak pertama, namun ketenangan anak asuh Liam Rosenior di paruh kedua terbukti menjadi pembeda.
Kejar-kejaran Gol di Babak Pertama
Chelsea memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi dan langsung membungkam publik Naples pada menit ke-19.
Berawal dari bola yang mengenai tangan Juan Jesus di kotak terlarang, Enzo Fernandez maju sebagai algojo dan dengan tenang menaklukkan Alex Meret dari titik putih.
Baca juga: Rosenior Tepis Rumor Kepindahan Palmer ke Manchester United
Tertinggal satu gol, I Partenopei bereaksi dengan luar biasa. Dukungan fanatik suporter tuan rumah membakar semangat armada Conte.
Pada menit ke-33, gelandang muda Antonio Vergara menciptakan momen magis dengan melewati Moises Caicedo dan Wesley Fofana sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok gawang Robert Sanchez.
Napoli bahkan berbalik unggul sebelum turun minum. Lewat skema serangan balik cepat di menit ke-42, Mathias Olivera mengirimkan umpan silang mendatar yang disambar dengan sempurna oleh Rasmus Hojlund. Skor 2-1 menutup babak pertama, menempatkan Chelsea dalam posisi sulit.
The Blues Bangkit Lewat Magis Pedro
Memasuki babak kedua, Rosenior melakukan perubahan taktis yang krusial dengan memasukkan Cole Palmer dan Jamie Gittens. Hasilnya instan. Chelsea mulai mengontrol lini tengah dan mengisolasi serangan Napoli.
Pahlawan kemenangan malam ini tak lain adalah Joao Pedro. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61 setelah memanfaatkan umpan terukur dari Cole Palmer dengan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Keadaan menjadi semakin tegang saat kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu pertandingan.
Baca juga: Tuntut Kejujuran Wasit, Conte Berang Setelah Napoli Digilas Juventus
Mimpi buruk Napoli benar-benar terjadi pada menit ke-81. Kembali melalui kerja sama apik dengan Palmer, Joao Pedro menunjukkan aksi individu gemilang sebelum melepaskan tendangan mendatar yang merobek jala gawang Meret untuk kedua kalinya. Chelsea unggul 3-2 dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Chelsea Lolos, Napoli Tersingkir
Kemenangan ini membawa Chelsea merangkak naik ke peringkat 6 klasemen akhir fase liga dengan raihan 16 poin, yang berarti mereka lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melalui babak play-off.
Sebaliknya, bagi Napoli, kekalahan ini adalah vonis mati. Terlempar ke posisi 30 klasemen dengan 8 poin, sang juara Italia harus angkat koper lebih awal dari kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!