Arsenal berhasil meraih kemenangan vital 1-0 atas Sporting CP di Estádio José Alvalade. Gol pada menit ke-91 dari pemain pengganti Kai Havertz menjadi pembeda, memberikan skuad asuhan Mikel Arteta keunggulan tipis namun krusial menuju leg kedua perempat final UEFA Champions League.

Kemenangan ini menjadi jawaban berkelas bagi The Gunners, yang bertandang ke Portugal setelah melewati pekan sulit usai kalah di final Piala Liga dari Manchester City dan tersingkir dari Piala FA oleh Southampton.

Duel Mistar Gawang di Babak Pertama

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi di mana kedua tim sama-sama membentur tiang gawang dalam 15 menit pertama. Sporting hampir saja unggul di menit keenam ketika Maximiliano Araújo melepaskan tendangan keras, namun penjaga gawang Arsenal, David Raya, melakukan penyelamatan ujung jari kelas dunia untuk menepis bola ke mistar.

Baca juga: Arteta Tuntut Reaksi Positif Arsenal di UCL usai Kekalahan Beruntun

Arsenal segera membalas. Noni Madueke, yang terus menebar ancaman di sisi sayap, melepaskan tendangan sudut melengkung yang melewati semua orang sebelum akhirnya membentur kerangka gawang. Meski ada percikan peluang di awal, babak pertama kemudian berubah menjadi adu taktik yang ketat, di mana blok pertahanan disiplin Sporting membuat Arsenal frustrasi meskipun mendominasi 61% penguasaan bola.

Intervensi VAR dan Aksi Heroik Raya

Babak kedua menghadirkan lebih banyak drama, terutama pada menit ke-63 saat pendukung Arsenal sempat bersorak merayakan gol. Martin Zubimendi melepaskan tendangan melengkung ke pojok bawah gawang dari tepi kotak penalti, namun setelah peninjauan VAR yang cukup lama, gol tersebut akhirnya dianulir. 

Viktor Gyökeres, yang menghadapi mantan klubnya untuk pertama kali, dianggap berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Sporting menekan untuk mencari gol kemenangan, memaksa David Raya melakukan serangkaian penyelamatan sensensional. Kiper asal Spanyol tersebut, yang nantinya dinobatkan sebagai Player of the Match, melakukan penyelamatan ganda luar biasa pada menit ke-87 untuk menggagalkan peluang jarak dekat dari Geny Catamo dan Luis Suárez.

Havertz Sang Pembeda

Dengan tambahan waktu hanya dua menit yang diberikan wasit, pergantian taktis Mikel Arteta akhirnya membuahkan hasil. Gabriel Martinelli, yang dimasukkan untuk memberi kecepatan di lini serang, melakukan penetrasi ke dalam dan melepaskan umpan lambung terukur melewati lini belakang Sporting.

Baca juga: Rui Borges Berharap Fans Sporting Tak Cemooh Kepulangan Viktor Gyökeres

Kai Havertz, yang masuk menggantikan Martin Ødegaard, mengontrol bola dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tendangan tenang yang menaklukkan kiper Rui Silva. Gol tersebut membungkam publik Alvalade dan memberikan kekalahan kandang pertama bagi Sporting di semua kompetisi sejak Agustus lalu.

Menatap Leg Kedua di Emirates

Pertandingan ini juga mencatatkan sejarah saat Max Dowman yang berusia 16 tahun menjadi pemain Inggris termuda yang tampil di fase gugur Champions League.

"Indah dan itulah dampak yang Anda butuhkan ketika Anda mencapai tahap musim ini. Setiap orang harus memberikan dampak dan mereka tentu saja melakukannya malam ini," kata Arteta.

"Kami memiliki satu gol yang dianulir dan ada dua atau tiga kesempatan di mana kami hampir mencetak gol tetapi kami kekurangan umpan akhir. Pada akhirnya, momen ajaib dari para pencetak gol membuat kami memenangkan pertandingan."

Arsenal kini memegang kendali saat mereka bersiap menjamu leg kedua pada Rabu depan. Bagi Sporting, tantangannya sudah jelas: mereka harus menemukan cara untuk membongkar pertahanan terbaik di kompetisi musim ini jika ingin membalikkan keadaan di London Utara.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!