Antonio Conte berdiri tegak di pinggir lapangan Stadion Diego Armando Maradona meski papan skor menunjukkan angka 2-3 untuk kemenangan Chelsea. Kekalahan tipis ini memastikan Napoli harus angkat koper lebih awal dari Liga Champions musim 2025-26, sebuah hasil yang menyakitkan namun disikapi dengan kepala tegak oleh sang allenatore.

Dalam laga hidup-mati yang berlangsung dramatis, Napoli sempat memimpin 2-1 di babak pertama sebelum akhirnya tumbang oleh kebangkitan tim tamu. Meski gagal melaju ke fase gugur, Conte menegaskan bahwa ia tidak memiliki penyesalan atas performa anak asuhnya.

Bangga dengan Pemainnya

Berbicara dalam konferensi pers pasca-pertandingan yang emosional, Conte menekankan bahwa kekalahan ini bukan karena kurangnya usaha. Baginya, Napoli telah menunjukkan identitas yang ia inginkan sejak hari pertama ia menjabat.

Baca juga: Napoli Gugur di UCL usai Kalah 2-3 dari Chelsea

“Saya sangat bangga dengan para pemain kami, karena kami menekan mereka, menciptakan peluang, dan berjuang untuk setiap bola. Sayang sekali, kami pantas setidaknya lolos ke babak play-off,” kata Conte.

“Kualitas mereka di sepertiga akhir lapangan sangat menentukan. Masalahnya adalah Chelsea bahkan tidak memiliki banyak peluang mencetak gol, tetapi ketika mereka berada di posisi tersebut, mereka menyulitkan kami.”

Meski bangga, Conte mengakui masih banyak yang harus ditingkatkan oleh timnya. “Kami menempatkan diri kami dalam situasi-situasi tersebut dan beberapa umpan silang bisa menjadi penentu, tetapi kami perlu meningkatkan performa,” tambahnya. 

“Saya tetap mengatakan itu adalah penampilan yang mengesankan, kami tidak takut, kami menyerang mereka, kami menerima duel dengan meninggalkan ruang di belakang kami, dan saya pikir kami memainkan sepak bola yang bagus.”

Pengakuan untuk Joao Pedro

Conte memberikan pujian khusus kepada bintang kemenangan Chelsea, Joao Pedro. Penyerang Brasil tersebut mencetak dua gol krusial yang membalikkan keadaan bagi The Blues.

“Saya merasa Joao Pedro membuat perbedaan malam ini, dia pemain yang sangat mengesankan,” puji Conte.

Baca juga: Inggris Dominan, Inilah Daftar Tim yang Lolos ke Fase Gugur Liga Champions 2025-26

“Kami merasa sangat bangga dan puas, karena meskipun kehilangan lebih dari setengah skuad, kami bermain, jika tidak pada level yang sama, bahkan lebih baik daripada Chelsea, dan pantas mendapatkan lebih banyak.”

“Saya memberi tahu para pemain bahwa penyesalan itu ada di Kopenhagen, di mana kami tidak boleh membiarkan kemenangan itu lepas begitu saja. Itu memaksa kami berada dalam situasi ini melawan klub papan atas, jangan lupa Chelsea memenangkan Piala Dunia Antarklub, mereka memiliki pemain-pemain luar biasa di lapangan, di bangku cadangan, dan bahkan di tribun penonton.”

Pujian dari Conte ini dianggap sebagai bentuk sportivitas tinggi, mengingat tensi pertandingan yang sangat panas sejak menit awal.

Meski petualangan di Eropa berakhir prematur, Conte tidak ingin timnya berlama-lama meratapi nasib. Tersingkirnya Napoli dari Liga Champions berarti fokus mereka kini akan sepenuhnya tercurah pada kompetisi domestik.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!