Mourinho Tolak Mentah-Mentah Rumor Kembali ke Real Madrid
Jose Mourinho akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang menghubungkan namanya dengan kursi kepelatihan Real Madrid yang kini sedang lowong. Dengan gaya khasnya yang tajam dan sinis, pelatih berjuluk The Special One itu menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menjadi bagian dari drama yang ia sebut sebagai "telenovela" di ibu kota Spanyol.
Kabar mengenai kembalinya Mourinho mencuat setelah Real Madrid secara mengejutkan memecat Xabi Alonso pekan lalu. Alonso, yang hanya bertahan tujuh bulan di Bernabeu, didepak menyusul kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol serta laporan adanya keretakan hubungan dengan pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Jr.
Mourinho: Jangan Libatkan Saya
Berbicara kepada media setelah membawa Benfica meraih kemenangan akhir pekan ini, Mourinho langsung memutus spekulasi mengenai reuni dengan Florentino Perez. Baginya, kebisingan media di Madrid saat ini bukanlah tempat yang ingin ia tuju.
“Jangan libatkan saya untuk urusan telenovela," cetus Mourinho.
"Ada banyak telenovela yang bagus, tapi biasanya ceritanya terlalu panjang. Jika Anda melewatkan satu atau dua episode, Anda akan kehilangan alurnya. Jangan libatkan saya, karena saya tidak menonton telenovela."
Baca juga: Mbappe Bela Vinicius: "Kami Semua Bersalah, Jangan Hanya Salahkan Satu Orang"
Pernyataan ini seolah menjadi sindiran halus bagi kondisi internal Real Madrid yang terus-menerus diguncang drama, mulai dari isu ego pemain hingga pergantian pelatih yang cepat. Mourinho, yang pernah melatih Madrid pada 2010-2013, menekankan bahwa fokusnya saat ini adalah sepenuhnya untuk Benfica.
Era Ketidakpastian di Bernabeu
Saat ini, Real Madrid berada di bawah kendali pelatih interim Alvaro Arbeloa. Meski Arbeloa berhasil membawa tim menang 2-0 atas Levante, posisinya dianggap tidak aman menyusul tersingkirnya Madrid dari Copa del Rey oleh tim gurem Albacete.
Selain Mourinho, nama-nama besar lain mulai muncul di radar Florentino Perez. Jurgen Klopp dikabarkan menjadi kandidat utama untuk musim depan, sementara nama Zinedine Zidane selalu menghantui setiap kali kursi pelatih Madrid kosong.
Namun, penolakan tegas dari Mourinho memberikan satu kepastian di tengah badai rumor: sang mentor asal Portugal itu tidak akan kembali untuk menyelamatkan mantan klubnya kali ini.
Baca juga: Arbeloa Pasang Badan Usai Madrid Dipermalukan Albacete
Ujian Besar Menanti Arbeloa
Dengan Mourinho yang sudah menutup pintu, beban berat kini berada di pundak Arbeloa untuk menstabilkan ruang ganti yang memanas. Tantangan terdekat adalah menjaga fokus tim di Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Monaco besok malam.
Bagi para penggemar, komentar Mourinho adalah pengingat pahit bahwa Real Madrid saat ini lebih menyerupai panggung drama daripada sebuah tim sepak bola yang solid. Seperti yang dikatakan Mourinho, alurnya sudah terlalu rumit untuk diikuti.