Dimarco Bingung Inter Loyo di Derbi, Tapi Bangga Masih Unggul 7 Poin
Bek sayap andalan Inter Milan, Federico Dimarco, tak mampu menutupi kekecewaannya setelah Nerazzurri dipaksa menyerah 0-1 dari rival sekota, AC Milan, di San Siro. Pemain timnas Italia itu mengaku sulit memahami mengapa timnya tampil kurang bergairah dalam laga sepenting Derby della Madonnina.
Meski demikian, Dimarco mencoba melihat sisi positif dari posisi Inter yang masih kokoh di puncak klasemen Serie A 2025-26.
Penampilan Loyo Inter
Inter memasuki pertandingan dengan modal delapan kemenangan beruntun di liga, namun mereka justru terlihat tumpul menghadapi blok pertahanan rendah yang diterapkan Massimiliano Allegri.
Baca juga: Gol Tunggal Estupinan Segel Kemenangan AC Milan atas Inter
Gol tunggal Pervis Estupinan pada menit ke-35 menjadi pembeda, sementara Inter gagal mengonversi penguasaan bola yang dominan menjadi gol penyeimbang.
“Milan bermain bertahan setelah gol mereka, seperti yang sudah bisa diduga, dan kenyataannya kami menciptakan terlalu sedikit peluang untuk benar-benar membahayakan mereka,” kata Dimarco kepada DAZN Italia.
“Saat kebobolan, kami seringkali kesulitan bereaksi, atau lebih tepatnya, kami tidak bereaksi dengan cukup tegas.
“Sulit untuk menjelaskan mengapa kami melakukan itu. Tim ini bersatu, kami menjalani musim yang hebat dan masih unggul tujuh poin di puncak klasemen.”
Dimarco sendiri nyaris mencetak gol di menit ke-54, namun tembakannya melambung di atas mistar.
Perspektif Delapan Bulan Lalu
Walaupun keunggulan Inter di puncak klasemen terpangkas, Dimarco mengingatkan semua pihak tentang pencapaian luar biasa timnya musim ini. Dengan 10 pertandingan tersisa, Inter masih memegang keunggulan tujuh poin atas Milan.
Baca juga: Chivu Akui Inter di Bawah Standar usai Takluk dari AC Milan
“Anda mengatakan itu, tetapi jika seseorang memberi tahu kami delapan bulan lalu bahwa kami akan unggul tujuh poin di puncak klasemen, kami tidak akan mempercayai Anda,” tegas Dimarco.
Kekalahan ini mengakhiri catatan tak terkalahkan Inter dalam 15 laga liga terakhir. Namun, bagi Dimarco, kunci utama saat ini adalah tetap berkepala dingin.
Ia menekankan bahwa satu hasil buruk di derbi tidak boleh merusak kerja keras yang telah dilakukan sepanjang musim di bawah arahan pelatih Cristian Chivu.
“Kita harus tetap tenang dan fokus pada 10 pertandingan tersisa ini,” pungkasnya.