Bintang sepak bola Brasil, Neymar, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf setelah mengakui dirinya "melewati batas" dalam sebuah perselisihan panas di pusat latihan Santos. Insiden tersebut melibatkan rekan setim mudanya, Robson de Souza Junior, yang tak lain adalah putra dari mantan penyerang Real Madrid dan Manchester City, Robinho.

Ketegangan pecah di Pusat Latihan Rei Pelé pada hari Minggu lalu. Laporan menyebutkan bahwa kemarahan Neymar (34) tersulut setelah Robinho Jr (18) melakukan aksi dribble melawan sang bintang. Situasi dengan cepat memanas; Neymar dituduh menjegal dan melayangkan tamparan ke wajah pemain muda tersebut sebelum akhirnya dilerai oleh rekan setim lainnya.

Permohonan Maaf Terbuka

Setelah Santos meluncurkan investigasi internal menyusul klaim serangan fisik dan verbal, Neymar menggunakan momen pasca-pertandingan Copa Sudamericana melawan Recoleta pada hari Selasa untuk menjernihkan suasana.

“Jika mereka [rombongan Robinho Jr] menginginkan permintaan maaf kepada pers, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya [Robinho Jr] dan keluarganya. Saya telah melewati batas,” kata Neymar

"Ya, saya memang bereaksi berlebihan, dalam cara saya bereaksi. Seharusnya bisa berbeda, tetapi akhirnya saya kehilangan kendali.

Baca juga: Neymar Resmi Perpanjang Kontrak di Santos Hingga 2026

"Semua orang membuat kesalahan; itu kesalahan saya, kesalahannya, saya membuat kesalahan yang sedikit lebih besar. Kami bertemu lagi pada hari Senin, saya meminta maaf di depan seluruh grup, saya berbicara kepada semua orang, dia juga meminta maaf, kami pikir semuanya sudah beres."

Neymar, yang baru kembali beraksi pada Februari lalu setelah menjalani operasi lutut, menekankan bahwa hubungannya dengan Robinho Jr sebenarnya sangat dekat, bahkan menganggapnya seperti adik sendiri. “Dia adalah anak yang sangat saya sukai, yang kepadanya saya memiliki kasih sayang khusus. Itu terjadi dalam sepak bola; Anda berdebat dengan teman Anda, saudara Anda,” tambah Neymar.

Masalah Dianggap Selesai

Robinho Jr, yang kabarnya sempat sangat kecewa dan membantah bahwa ia menggunakan pertikaian tersebut sebagai alat tawar-menawar untuk memaksanya keluar dari klub.

"Situasi itu membuat saya kesal karena dia telah menjadi idola saya sejak kecil,” ucapnya.

“Orang-orang di sekitar kita mengatakan banyak hal yang tidak benar dan menyedihkan melihatnya membesar hingga level ini. Tapi saya baik-baik saja, saya sangat menyukainya, kami sudah berbicara dan semuanya sudah beres.

“Hidup saya ada di Santos; itulah mengapa saya memperbarui kontrak saya. Saya sangat ingin memberikan kontribusi saya untuk klub ini; saya percaya saya hanya menunjukkan sedikit dari kemampuan Robinho Jr, baik di dalam maupun di luar lapangan."

Rekonsiliasi keduanya terlihat nyata saat Neymar merayakan golnya ke gawang Recoleta dengan menghampiri dan memeluk Robinho Jr yang berada di bangku cadangan. Pelukan tersebut seolah menjadi sinyal bagi publik bahwa drama di internal Peixe telah berakhir.

Baca juga: Ultimatum Ancelotti: Neymar Punya Enam Bulan Buktikan Layak Masuk Skuad Piala Dunia 2026

Sorotan Menuju Piala Dunia

Meskipun masalah internal ini mereda, insiden tersebut kembali memicu diskusi mengenai temperamen Neymar di tengah usahanya kembali ke performa terbaik. Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, dijadwalkan akan mengumumkan skuad final untuk Piala Dunia 2026 pada 18 Mei mendatang.

Neymar, yang telah mencetak lima gol dalam 12 pertandingan musim ini, harus terus membuktikan bahwa dirinya tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki ketenangan mental yang dibutuhkan untuk memimpin Selecao di panggung dunia bulan depan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!