Tuchel Guncang Inggris, Foden dan Palmer Dilaporkan Tak Masuk Skuad Piala Dunia
Thomas Tuchel siap membuat keputusan radikal yang akan mengguncang publik sepak bola Inggris. Menurut bocoran dari internal Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), baik Phil Foden maupun Cole Palmer dipastikan dicoret dari daftar final 26 pemain Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 musim panas ini di Amerika Utara.
Keputusan mengejutkan ini diambil menjelang pengumuman resmi skuad yang akan dirilis oleh Tuchel pada hari Jumat. Langkah berani ini sekaligus mengakhiri perdebatan panjang tentang bagaimana cara menyatukan para gelandang serang kreatif Inggris ke dalam satu tim. Tuchel memilih pendekatan yang pragmatis dan kejam dengan langsung menyingkirkan dua bintang muda terbesar Premier League tersebut demi keseimbangan taktis yang ia inginkan.
Musim yang Kurang Memuaskan
Untuk memahami bagaimana dua penyerang paling berbakat secara alami di dunia sepak bola saat ini bisa tersingkir, kita harus melihat lebih dekat pada lanskap taktis yang sedang dibangun Tuchel, dikombinasikan dengan performa klub yang fluktuatif sepanjang musim domestik 2025–26.
Baca juga: Watkins Temukan Motivasi Baru Usai Dicoret dari Timnas Inggris
Foden, playmaker Manchester City, mengalami musim yang tersendat-sendat dan sangat tidak konsisten di bawah asuhan Pep Guardiola. Hanya mencatatkan 22 starter di Liga Inggris dan menghasilkan torehan sederhana berupa tujuh gol, Foden tampak terisolasi dari performa gemilang yang sebelumnya membuat dia menjadi pilihan yang tidak terbantahkan.
Di sisi lain, meskipun mencatatkan 33 penampilan untuk Chelsea musim ini dengan mencetak 10 gol dan 3 assist di semua kompetisi, produktivitas Palmer belum sepenuhnya memuaskan standar klinis yang dituntut Tuchel dalam sistem transisi cepatnya.
Dalam kerangka internasional modern di mana transisi bertahan, disiplin taktis, dan kekuatan fisik mendominasi kalkulasi, Tuchel dilaporkan telah memutuskan bahwa membawa lima atau enam pemain berspesialisasi "Nomor 10" adalah kemewahan yang tidak bisa ditanggung Inggris.
Dengan Jude Bellingham dari Real Madrid, Eberechi Eze dari Arsenal, dan Morgan Rogers yang sedang naik daun bersama Aston Villa semuanya mendapatkan lampu hijau, Foden dan Palmer harus menerima kenyataan bahwa performa klub yang hangat-hangat kuku membawa konsekuensi yang brutal.
Abaikan Nama Besar
Pencoretan ini tidak berhenti di lini serang kreatif saja. Dalam perombakan besar-besaran di lini belakang yang bertujuan untuk stabilitas struktural, duo Manchester United Harry Maguire dan Luke Shaw juga diperkirakan akan ditinggalkan.
Preferensi Tuchel untuk fleksibilitas atletis membuat profil seperti Ezri Konsa, Marc Guéhi, dan Tino Livramento yang baru pulih dari cedera berhasil merangsek naik dalam urutan pilihan.
Namun, tidak ada yang lebih menonjolkan pragmatisme kejam dari rezim baru ini selain siapa yang justru masuk ke dalam manifes penerbangan.
Baca juga: Maguire Terkejut dan Kecewa Usai Dicoret Tuchel dari Timnas Inggris
Sementara Foden dan Palmer dicoret, gelandang veteran Brentford Jordan Henderson sangat difavoritkan untuk mengamankan tempat di Piala Dunia keempatnya, dinilai murni karena pengaruh suaranya di ruang ganti dan kemampuan menyaring serangan lawan.
Di lini depan, Tuchel memilih kedalaman skuad yang tradisional dan kokoh untuk melapis Harry Kane, membuka pintu bagi penyerang Al-Ahli Ivan Toney untuk mengamankan tiket pesawat yang tak terduga, meskipun hanya bermain minimal di bawah asuhan pelatih asal Jerman itu selama siklus kualifikasi.
Skuad yang Lebih Ramping
Dengan mengorbankan para pemain besar Inggris, Tuchel telah merampingkan sektor sayapnya. Beban kreasi dari area melebar akan dibebankan kepada barisan penyerang langsung yang memiliki kecepatan tinggi, yang terdiri dari Bukayo Saka, Noni Madueke, Anthony Gordon, dan Marcus Rashford.
Ini adalah perjudian yang sangat masif. Jika perjalanan Inggris di Amerika Utara nanti tersandung karena kurangnya percikan kreativitas saat menghadapi pertahanan rendah, foto-foto Foden dan Palmer yang sedang bersantai di pantai akan menghantui masa jabatan Tuchel bahkan sebelum benar-benar dimulai.
Namun, jika Three Lions mampu melaju di turnamen dengan keseimbangan yang kokoh dan tangguh sesuai keinginan manajer mereka, hari Jumat ini akan diingat sebagai momen tepat di mana Inggris berhenti mengejar nama besar dan mulai membangun sebuah tim.
Daftar resmi 26 pemain akan diumumkan secara formal melalui saluran resmi FA pagi waktu London. Mari kita mulai perdebatannya.