Klopp Sepakat, Eks Bos Liverpool Siap Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman

Klopp Sepakat, Eks Bos Liverpool Siap Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman
13/07/2026 - 13:30 WIB
7

Jürgen Klopp telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk menjadi kepala pelatih baru tim nasional putra. Pria berusia 59 tahun tersebut diperkirakan akan menandatangani kontrak jangka panjang hingga Piala Dunia FIFA 2030 untuk menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri.

Langkah krusial ini tercapai setelah DFB menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan mantan manajer Liverpool tersebut di New York. Dalam pernyataan resminya, DFB mengonfirmasi bahwa poin-poin utama kontrak telah disepakati dan kedua belah pihak optimistis proses negosiasi dengan pihak Red Bull, tempat Klopp bernaung saat ini, akan rampung dalam waktu dekat.

Jalan Menuju 2030

Penunjukan ini menandai kembalinya Klopp ke dunia kepelatihan secara spektakuler, setelah sempat menepi dari area teknis sejak menyudahi sembilan tahun masa baktinya yang legendaris dan bergelimang trofi di Liverpool pada 2024. 

Meski baru-baru ini ia mengambil peran korporat sebagai Head of Global Soccer di Red Bull, kontraknya dikabarkan memiliki klausul pelepasan khusus yang dirancang khusus jika tawaran melatih tim nasional Jerman datang.

Klopp mewarisi tim nasional yang sedang krisis identitas dan stabilitas. Di bawah asuhan Julian Nagelsmann, Jerman harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, kalah lewat adu penalti dari Paraguay. 

Baca juga: Paraguay Bikin Kejutan dengan Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti

Nagelsmann yang baru berusia 38 tahun pun memilih mundur, mengakui bahwa tim panser membutuhkan "awal yang benar-benar baru" untuk bangkit dari keterpurukan.

Dengan mengikat Klopp hingga tahun 2030, DFB bertaruh penuh pada mantan manajer Borussia Dortmund dan Liverpool tersebut untuk memimpin perombakan generasi secara total, sekaligus mengawal tim melewati siklus Euro 2028 hingga Piala Dunia berikutnya.

“Presiden DFB Bernd Neuendorf dan Wakil Presiden DFB Hans-Joachim Watzke mengadakan pembicaraan mendalam pertama mereka dengan Jürgen Klopp kemarin di New York mengenai potensi pengangkatannya sebagai pelatih tim nasional. Selama pertukaran yang konstruktif, kesepakatan tercapai mengenai poin-poin kunci dari potensi kontrak. Pembicaraan akan berlanjut minggu depan,” tulis pernyataan DFB.

“Kedua belah pihak yakin bahwa negosiasi – dengan syarat adanya kesepakatan dengan klub Klopp saat ini, Red Bull – pada akhirnya dapat diselesaikan dengan sukses. Setiap potensi kontrak harus diselesaikan dalam rapat gabungan dewan pengawas dan rapat pemegang saham DFB GmbH & Co. KG.”

Mengapa Klopp? Mengapa Sekarang?

Selama bertahun-tahun, Klopp selalu menjadi mimpi yang sulit digapai oleh DFB. Kepemimpinannya yang karismatik, taktik sepak bola heavy metal yang intens, serta kemampuan luar biasanya dalam menyatukan basis suporter yang retak menjadikannya penawar paling sempurna bagi stagnasi sepak bola Jerman belakangan ini.

Tim nasional Jerman memang telah lama berada dalam masa-masa transisi yang goyah. Era Hansi Flick berakhir dengan pemecatan setelah gugur secara memalukan di fase grup Piala Dunia 2022. 

Nagelsmann sempat membawa sedikit stabilitas hingga perempat final Euro 2024, namun kegagalan total di babak 32 besar di Amerika Utara kemarin menjadi pukulan terakhir yang memicu pengunduran dirinya. 

Kini, DFB berpaling kepada sosok dengan rekam jejak teruji yang mengantongi trofi Liga Champion, Premier League, dan Bundesliga dalam resume menterengnya.

Baca juga: Klopp Bantah Rumor Real Madrid, Namun Belum Mau Pensiun

Saat bertugas sebagai pundit televisi selama Piala Dunia lalu, Klopp sempat melempar kode jenaka tentang masa depannya. Ia sempat memicu kehebohan di media saat bercanda mengenai pemilihan skuad sebelum menambahkan, "Julian Nagelsmann masih yang memilih tim—untuk saat ini."

Meski ia kemudian meminta maaf atas seloroh tersebut, kini jelas terlihat bahwa roda perubahan sebenarnya sudah mulai berputar sejak saat itu.

Apa Langkah Selanjutnya?

Satu-satunya rintangan tersisa adalah meresmikan proses keluar dari Red Bull group, yang diperkirakan akan rampung awal pekan depan dalam pertemuan dengan CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff. Setelah urusan tersebut beres, kontrak baru ini harus diratifikasi oleh dewan pengawas dan pemegang saham DFB.

Jika semua berjalan sesuai rencana, laga resmi pertama Klopp sebagai nakhoda juara dunia empat kali ini adalah duel panas Nations League tandang melawan Belanda pada 25 September. Bagi sebuah negara sepak bola yang tengah mencari kembali jiwanya yang hilang, era Klopp jelas tidak bisa datang lebih cepat lagi.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...