Paraguay Bikin Kejutan dengan Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Rekor legendaris Jerman di babak adu penalti akhirnya hancur di tangan Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Boston Stadium, Die Mannschaft harus mengepak koper lebih awal setelah kalah 3-4 dalam drama adu penalti yang menegangkan.
Eksekusi penentu dari bek Paraguay, José Canale, yang mengecoh Manuel Neuer tidak hanya meloloskan La Albirroja ke babak 16 besar. Gol tersebut juga menciptakan kejutan terbesar di turnamen ini, sekaligus menjadi kekalahan pertama sepanjang sejarah Jerman dalam babak adu penalti di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya selalu menang dalam 44 tahun terakhir.
Kejutan Enciso di Babak Pertama
Jerman sejatinya tampil sangat dominan sejak menit awal dengan mencatatkan penguasaan bola hingga 76%. Skuad asuhan Julian Nagelsmann terus mengurung pertahanan rapat lini belakang Paraguay yang dikomandoi oleh Gustavo Gómez dan Canele. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini pertahanan Jerman lengah.
Baca juga: Nagelsmann Tegaskan Tidak Ada Tekanan Jelang Duel Jerman vs Paraguay
Pada menit ke-42, setelah mengolah kembali hasil tendangan sudut yang berhasil disapu lini pertahan Jerman, Matías Galarza melepaskan umpan silang lambung ke jantung pertahanan Jerman. Julio Enciso yang berdiri tanpa kawalan ketat berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan memantul tanah yang gagal dihalau Manuel Neuer. Skor 1-0 untuk keunggulan Paraguay bertahan hingga jeda.
Balasan Havertz dan Intervensi VAR
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan secara agresif. Hasilnya berbuah manis pada menit ke-54 ketika Florian Wirtz mengirimkan umpan matang dari sisi kiri yang langsung disambar oleh Kai Havertz dengan sundulan terukur ke pojok gawang Orlando Gill. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Pertandingan berjalan semakin sengit hingga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Drama besar terjadi pada menit ke-102 saat Jonathan Tah berhasil menyundul bola masuk ke gawang Paraguay memanfaatkan sepak pojok. Namun, setelah meninjau monitor VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena menganggap Waldemar Anton melakukan pelanggaran dengan mendorong kiper Orlando Gill sebelum gol terjadi.
Baca juga: Paraguay dan Australia Berbagi Poin Setelah Duel Sengit Tanpa Gol
Runtuhnya Mental Baja Jerman
Dikenal memiliki mental baja dalam drama adu penalti dengan rekor enam kemenangan beruntun di turnamen mayor sejak 1976, keperkasaan Jerman justru runtuh di Massachusetts.
Kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil sebagai pahlawan dengan menepis tendangan penalti pertama Jerman yang dieksekusi oleh Kai Havertz, serta menggagalkan sepakan Nick Woltemade. Di babak penentuan sudden death, Jonathan Tah melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar.
José Canale yang maju sebagai penendang terakhir Paraguay dengan tenang menaklukkan Neuer, sekaligus mengunci kemenangan bersejarah bagi negaranya. Paraguay kini melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Swedia di Philadelphia pada 5 Juli mendatang.