Stadion Bilino Polje menjadi saksi bisu runtuhnya sepak bola Italia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Dalam drama di final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026, Rabu (1/4) dini hari WIB, Italia harus meratapi nasib setelah kalah 4-1 dalam adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina.

Hasil imbang 1-1 selama 120 menit memaksa penentuan pemenang lewat titik putih, di mana kegagalan eksekusi dari para pemain Azzurri memastikan juara dunia empat kali itu akan absen dari panggung dunia hingga setidaknya tahun 2030. Bagi sebuah negara dengan sejarah sebesar Italia, ini adalah rekor terburuk yang tak terbayangkan, menjadi mantan juara dunia pertama yang gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.

Awal Menjanjikan yang Berujung Petaka

Pasukan Gennaro Gattuso sebenarnya memulai laga dengan penuh determinasi. Harapan sempat membumbung tinggi pada menit ke-15 ketika Vasilj memberikan umpan buruk langsung ke Nicolo Barella, yang kemudian mengoper bola ke Moise Kean. Striker Fiorentina itu kemudian membuka ruang dan melepaskan tendangan melengkung yang luar biasa ke sudut kanan atas gawang.

Baca juga: Gattuso Tak Gentar dengan Kondisi Lapangan Lawan Bosnia

Namun, momentum tersebut hancur berantakan pada menit ke-41. Alessandro Bastoni menerima kartu merah langsung setelah menjatuhkan Amar Memic yang berada dalam posisi bebas mencetak gol. 

Kehilangan pilar pertahanan memaksa Gattuso menarik keluar penyerang untuk memasukkan Federico Gatti, sebuah langkah defensif yang membuat Italia dikurung habis-habisan oleh tuan rumah sepanjang sisa laga.

Gempuran Bosnia dan Gol Penyeimbang Tabakovic

Unggul jumlah pemain, Bosnia-Herzegovina tampil luar biasa dengan dukungan publik Zenica yang fanatik. 

Statistik menunjukkan dominasi mutlak The Dragons yang melepaskan total 31 tembakan sepanjang pertandingan. Setelah berkali-kali digempur, pertahanan Italia akhirnya runtuh pada menit ke-79.

Haris Tabakovic menyambar bola liar hasil tepisan Gianluigi Donnarumma terhadap sundulan Edin Dzeko, membuat skor menjadi 1-1. 

Italia yang kelelahan hanya bisa bertahan sekuat tenaga hingga babak tambahan waktu berakhir, berharap pada keajaiban Donnarumma di babak adu penalti, sebuah skenario yang tiga tahun lalu membawa mereka menjuarai Euro 2020.

Mimpi Buruk di Titik Putih

Namun, sejarah tidak berulang bagi Italia. Alih-alih menjadi pahlawan, para eksekutor Azzurri justru tumbang di bawah tekanan. Francesco Pio Esposito mengirim bola melambung jauh di atas mistar pada kesempatan pertama, sementara tembakan Bryan Cristante menghantam tiang gawang.

Baca juga: Italia Selebrasi Dini, Dzeko Sebut Azzurri Takut Jelang Hadapi Bosnia

Di sisi lain, empat penendang Bosnia dengan tenang menjalankan tugasnya. Esmir Bajraktarevic, pemain muda kelahiran Amerika Serikat, menjadi penentu dengan melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau Donnarumma. Saat bola menggetarkan jala gawang, tangis pecah di kubu Italia sementara para pemain Bosnia berpesta merayakan kelolosan kedua mereka ke Piala Dunia sejak 2014.

Generasi yang Hilang

Kekalahan ini menandai titik nadir bagi sepak bola Italia. Sejak mengangkat trofi di Berlin pada 2006, Italia belum pernah lagi mencicipi babak gugur Piala Dunia. 

Sebuah generasi pemain berbakat seperti Nicolò Barella dan Gianluigi Donnarumma terancam mengakhiri karier tanpa pernah merasakan atmosfer turnamen sepak bola terbesar di planet ini.

"Anak-anak Italia akan menyaksikan Piala Dunia lainnya tanpa Italia," kata pemain Italia Leonardo Spinazzola kepada RAI.

"Saya masih tidak percaya bahwa kami tersingkir seperti ini, setelah bermain dengan 10 pemain. Dengan semangat juang, kami membawa pertandingan ke adu penalti, kami bisa saja mencetak tiga atau empat gol dan ini benar-benar kekecewaan besar bagi semua orang."

Dengan hasil ini, Bosnia-Herzegovina akan bergabung di Grup B bersama tuan rumah Kanada, Swiss, dan Qatar. Sementara itu, Italia kembali harus pulang ke Roma untuk memulai proses evaluasi panjang atas krisis identitas sepak bola mereka yang kian mendalam.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!