Drama Lima Gol di Menit Akhir, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2
Drama menit akhir mengguncang Los Angeles Stadium saat Turki berhasil menundukkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor ketat 3-2 pada laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026. Gol Kaan Ayhan di penghujung masa injury time menggagalkan ambisi Stars & Stripes untuk menyapu bersih fase grup dengan poin sempurna. Kendati menelan kekalahan perdana, skuad asuhan Mauricio Pochettino tetap melenggang ke babak 32 besar sebagai juara Grup D berkat tabungan dua kemenangan di laga sebelumnya.
Di hadapan publik sendiri, Pochettino memilih untuk merotasi susunan pemainnya secara radikal dengan melakukan sembilan perubahan di starting eleven. Keputusan ini diambil guna mengistirahatkan pemain kunci yang terancam akumulasi kartu kuning sekaligus memberikan jam terbang bagi para pelapis di laga yang secara matematis tidak lagi menentukan posisi lolos AS. Sementara bagi Turki, pertandingan ini murni urusan menjaga harga diri setelah mereka dipastikan tersingkir lebih awal menyusul kekalahan beruntun dari Paraguay dan Australia.
Jual Beli Serangan di Babak Pertama
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika riuh penonton tuan rumah pecah. Memanfaatkan skema sepak pojok, bek tengah pelapis Auston Trusty yang berdiri tanpa kawalan di tiang jauh berhasil menyambut bola dan mencetak gol pembuka bagi Amerika Serikat.
Namun, keunggulan dini tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-10, talenta muda Real Madrid, Arda Güler, menyamakan kedudukan lewat penyelesaian klinis di dalam kotak penalti setelah bekerja sama apik dengan Barış Alper Yılmaz.
Baca juga: Paraguay dan Australia Berbagi Poin Setelah Duel Sengit Tanpa Gol
Gol penyeimbang tersebut memompa kepercayaan diri anak-anak asuh Vincenzo Montella. Turki mulai mendikte jalannya pertandingan di lini tengah. Alhasil, pada menit ke-31, kombinasi operan yang diinisiasi oleh Güler berhasil membongkar pertahanan berlapis AS, memungkinkan Barış Alper Yılmaz melepaskan tembakan jarak dekat yang menaklukkan Matt Turner. Turki berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Kembalinya Pulisic dan Gol Penentu Ayhan
Memasuki paruh kedua, Amerika Serikat langsung mengambil inisiatif menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Upaya keras mereka membuahkan hasil pada menit ke-49 ketika gelandang Sebastian Berhalter melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras melewati pagar pemain dan menghujam jala Turki. Skor kembali berimbang menjadi 2-2.
Guna menambah daya gedor, Pochettino memasukkan kapten tim Christian Pulisic di menit ke-58. Kehadiran bintang AC Milan yang baru pulih dari cedera betis ini langsung menghidupkan alur serangan AS. Pulisic nyaris membawa AS unggul andai sepakannya tidak ditepis Ugurcan Cakir ke tiang gawang, tembakan melengkungnya tipis mengenai gawang.
Baca juga: Tumbangkan Jerman 2-1, Ekuador Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Ketika laga tampak akan berakhir dengan hasil imbang, petaka bagi lini belakang Amerika Serikat datang pada menit ke-90+8. Arda Güler memperdaya Pulisic di sisi sayap dan Salih Özcan mengirim umpan matang ke kotak penalti. Can Uzun yang menyambut bola kemudian melepaskan umpan silang mendatar yang diselesaikan dengan sempurna melalui sontekan sambil menjatuhkan diri oleh Kaan Ayhan. Gol tersebut sekaligus menjadi sepakan terakhir di laga ini.
Langkah Selanjutnya di Babak Gugur
Meskipun harus menelan kekalahan pahit di laga penutup, posisi Amerika Serikat di puncak klasemen Grup D tidak tergoyahkan. Mereka dijadwalkan terbang ke Santa Clara, California, untuk melakoni partai babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina pada hari Kamis mendatang.
Di sisi lain, kemenangan dramatis ini menjadi pelipur lara yang manis bagi tim nasional Turki. Walau harus angkat koper dari turnamen akbar ini, Güler dan kolega sukses menutup Piala Dunia mereka dengan kepala tegak lewat performa yang sangat menghibur.