Paraguay dan Australia Berbagi Poin Setelah Duel Sengit Tanpa Gol
Tim nasional Australia resmi mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium. Hasil satu poin ini sudah cukup bagi The Socceroos untuk mengunci posisi runner-up Grup D, sementara Paraguay harus menunggu hasil dari grup lain untuk bisa lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Pertandingan penutup grup ini berjalan sangat ketat dan menguras fisik sejak menit awal. Sadar bahwa hasil imbang sudah cukup menguntungkan kedua belah pihak, kedua tim bermain cenderung berhati-hati, terutama di paruh kedua laga, demi menghindari kesalahan fatal yang bisa memulangkan mereka lebih cepat.
Dominasi Socceroos di Babak Pertama
Pelatih Australia, Tony Popovic, mengejutkan banyak pihak dengan melakukan enam rotasi pada starting eleven miliknya. Pemain muda berbakat Nestory Irankunda dan Cristian Volpato dipasang sejak awal untuk membongkar pertahanan lawan dari sektor sayap. Strategi ini terbukti efektif di awal pertandingan.
Baca juga: Neymar Kembali Bersama Brasil, Ancelotti Tegaskan Bukan karena Kasihan
Australia langsung memegang kendali permainan dan menciptakan peluang emas pertama mereka. Volpato dengan cerdik mengirimkan umpan matang kepada Jackson Irvine di dalam kotak penalti, namun sepakan keras gelandang veteran tersebut masih bisa digagalkan oleh kiper Paraguay, Orlando Gill.
Laga kemudian berjalan makin keras di lini tengah. Aiden O’Neill tampil solid menjaga kedalaman skuad Australia, sementara Connor Metcalfe harus mendapatkan perawatan intensif di kepala akibat benturan keras dalam duel udara. Sebelum turun minum, Gill kembali menjadi pahlawan Paraguay dengan menepis tendangan bebas terukur dari Volpato.
Paraguay Bangkit, Laga Berakhir Antiklimaks
Memasuki babak kedua, pelatih Paraguay Gustavo Alfaro memasukkan Mauricio Magalhaes untuk menambah daya gedor. Perubahan ini sempat memberikan angin segar bagi La Albirroja. Mauricio langsung menguji ketangguhan kiper Australia, Patrick Beach, lewat tembakan jarak jauh yang terarah.
Bintang muda Paraguay, Julio Enciso, juga mulai mendapatkan ruang dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan lawan. Sayangnya, kurangnya dukungan di lini depan membuat pergerakan Enciso sering kali terisolasi. Peluang terbaiknya lahir delapan menit sebelum laga usai, namun sepakan mendatarnya masih menyamping tipis di sisi gawang.
Baca juga: Bekuk Paraguay 1-0, Gol Tunggal Vinicius Antar Brasil ke Piala Dunia 2026
Memasuki fase akhir pertandingan, tempo permainan justru melambat karena kedua tim enggan mengambil risiko. Australia sempat mendapat peluang emas di menit ke-89 lewat aksi individu Jordan Bos yang merangsek ke kotak penalti, tetapi tembakannya meleset tipis dari tiang jauh. Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Skenario Babak Gugur
Bagi Australia, hasil imbang ini memastikan posisi mereka di bawah Amerika Serikat yang keluar sebagai juara Grup D. Skuad asuhan Tony Popovic kini bersiap menghadapi runner-up Grup G di Texas pada babak 32 besar. Laga ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Lucas Herrington, yang debut sebagai pemain termuda Australia di pentas Piala Dunia dalam usia 18 tahun.
Di sisi lain, Paraguay finis di peringkat ketiga dengan koleksi empat poin. Meski belum lolos secara otomatis, peluang La Albirroja untuk melaju ke babak berikutnya sangat besar, mengingat format baru turnamen akan meloloskan delapan tim peringkat ketiga terbaik dari total dua belas grup.