Paulo Dybala resmi mengakhiri spekulasi masa depannya dengan menandatangani perpanjangan kontrak bersama AS Roma yang akan menahannya di Stadio Olimpico hingga Juni 2027. Penyerang asal Argentina berusia 32 tahun tersebut sempat berstatus free agent selama beberapa hari setelah kontrak sebelumnya habis pada akhir Juni lalu. Namun, kesepakatan baru ini menegaskan komitmen sang pemain untuk tetap menjadi episentrum taktik Giallorossi di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.  

Langkah ini disambut dengan sukacita emosional oleh publik ibu kota Italia. Demi bertahan bersama Roma, pemenang Piala Dunia 2022 ini dilaporkan rela menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan. Langkah ini sekaligus menutup pintu bagi minat klub-klub Arab Saudi maupun hasrat Boca Juniors yang sempat mencoba merayu sang bintang kembali ke Amerika Selatan.  

Pemotongan Gaji demi Roma

Detail kesepakatan baru ini menunjukkan betapa besarnya keterikatan emosional Dybala dengan publik Roma. Menurut laporan pakar transfer Italia, Dybala setuju memangkas basis gajinya menjadi sedikit di bawah €3 juta per musim di luar bonus performa, sebuah penurunan drastis dari pendapatannya musim lalu yang menyentuh angka €8 juta net per tahun.  

Baca juga: Dybala Konfirmasi Belum Ada Tawaran Kontrak Baru dari Roma

Bagi Dybala, keputusan ini melampaui urusan finansial atau sekadar angka di atas kertas.  

"Kisah ini berlanjut, itulah yang kita semua inginkan, untuk menjalani musim lain di sini, satu tahun lagi di kota dan negara ini," kata Dybala.

"Merupakan suatu kehormatan untuk dapat terus mengenakan seragam Roma. Roma berarti banyak hal. Tanggung jawab, kehormatan, keindahan. Ada juga alasan pribadi mengapa saya ingin tetap di sini dan membela warna-warna ini. Ini adalah kehormatan yang sangat besar."

Jimat Taktis Menuju Panggung Liga Champions

Sejak mendarat di Roma dengan status bebas transfer dari Juventus pada musim panas 2022, pemain berjuluk La Joya (Sang Permata) ini langsung menjelma sebagai jimat keberuntungan tim. 

Statistik mencatat bahwa sepanjang empat tahun terakhir, Dybala menjadi kunci lini ofensif Roma dengan torehan 45 gol dan 30 assist dari 140 penampilan di semua kompetisi.  

Baca juga: Roma Akhiri Penantian Tujuh Tahun, Como Cetak Sejarah Lolos UCL

Meskipun sempat didera masalah cedera lutut yang membuatnya absen selama beberapa bulan pada paruh awal tahun, kontribusinya tetap krusial dalam membawa Roma finis di peringkat ketiga Serie A musim lalu. Hasil tersebut sekaligus memastikan kembalinya serigala ibu kota ke kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions, untuk pertama kalinya sejak musim 2018-19.  

Dengan penandatanganan kontrak baru ini, fokus Roma kini sepenuhnya beralih ke persiapan pramusim di Trigoria. Gasperini kini bisa bernapas lega karena senjata utamanya dipastikan tetap berada di skuad saat mereka memulai musim baru Serie A melawan Fiorentina pada akhir Agustus mendatang.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!